oleh

YLKI Imbau Konsumen Cerdas Berbelanja

LINGGAU POS ONLINE, PONOROGO – Menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan, berbagai cara dilakukan untuk menarik minat masyarakat untuk berbelanja. Mulai dari diskon besar-besaran, hingga diduga menjual Makanan dan Minuman (Makmin) yang sudah kadaluwarsa dan ini harus diwaspadai setiap konsumen, dalam belanja kebutuhan hari raya Idul Adha 1439 Hijriah. Demikian, disampaikan Ketua YLKI Lubuklinggau, Dedi Irawan, Senin (20/8).

Menurut Dedi sapaan akrabnya, konsumen yang berbelanja harus jadi konsumen yang cerdas. Kualitas barang yang akan dibeli harus jadi perhatian, percuma membeli barang dengan harga murah dengan kualitas rendah.

“Konsumen harus cerdas, karena momen hari raya bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk berbuat curang,” katanya.

Sebab, berdasarkan pengamatan YLKI di lapangan, konsumen kerap dibohongi oleh pelaku usaha nakal, dengan menjual barang murah dengan kualitas rendah. Jadi, kalau ada konsumen yang telah dirugikan pelaku usaha bisa melapor ke YLKI Lubuklinggau, sebab hak-hak konsumen sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan pelaku usaha yang nakal terancam hukuman pidana.

Bahkan, kalau ditemukan ada pelanggaran maka YLKI tidak segan-segan untuk memproses masalah itu ke ranah hukum. Kemudian, mendampingi konsumen yang dirugikan sampai mendapat kepastian hukum mulai tingkat baik penyidikan hingga pengadilan.

Kepada pelaku usaha, diminta untuk tidak berbuat curang. Karena, akan merugikan pelaku usaha itu sendiri, dikarenakan YLKI akan memperjuangkan hak-hak konsumen hingga putusan inkrah.

Kemudian, pihaknya juga meminta kepada Disdagperin untuk melakukan pengawasan terhadap semua pelaku usaha, untuk tidak memberi kesempatan mereka dalam berbuat curang. Karena, bisa saja mereka berbuat curang karena lemahnya pengawasan yang dilakukan.

“Untuk menghindari terjadinya kecurangan, hendaknya Disdagperin rutin melakukan pengawasan,” katanya. (01)

Rekomendasi Berita