oleh

Yeny yang Hilang, Pulang Sendiri, ini Pengakuannya

LINGGAUPOS.CO.ID – Yeny Angraini (16), pelajar SMP, warga Jalan Banyuasin,  RT 07, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, yang dilaporkan oleh orang tuanya hilang pada (22/2/2021), sudah pulang.

Dia pulang sendiri, tiba di rumahnya Sabtu (20/3/2021) sekitar pukul 02.30 WIB. Yeny mengaku selama sebulan ini, dia pergi ke tempat neneknya, di Kabupaten Lahat. Tempatnya di kebun durian dan kopi, milik neneknya, di Kecamatan Gedung Agung, Lahat.

Selama di sana, dia tinggal bersama neneknya, sekaligus membantu berkebun. Dia berdalih pergi ke Lahat itu, secara spontan, karena pada Senin (22/2/2021), ada teman perempuannya dari Lahat, sedang main di Lubuklinggau. Dan mengajaknya ke Lahat. Dia mengaku temannya itu rumahnya tidak jauh dari rumah nenek.

 “Akhirnya aku ikut, menumpang mobil teman aku ke Lahat. Sampai di sana aku dianter ke tempat nenek,” ceritanya, saat ditemui wartawan, di rumahnya, Ahad (21/3/2021).

Namun dia mengaku belum sempat pamit dengan keluarga saat itu. Rencananya dia akan menghubungi ibunya saat sampai di Lahat. Yeny juga menuturkan, begitu sampai di kediaman neneknya itu, ponselnya kehabisan batre. “Sempat dicas, tapi saat di cas, ponsel aku hilang,” katanya yang menjelaskan, neneknya tidak memiliki ponsel.

Dia juga menceritakan, saat ditempat neneknya ada niatan mau pulang, tapi belum ada tumpangan ke Lubuklinggau. Kebetulan saat sekitar Jumat (19/3/2021) ada tetangga neneknya mau ke Curup, Bengkulu, yang ingin belanja sayur, akan melewati Lubuklinggau. “Itu saya numpang mobil sayur. Sampai di rumah,” katanya.

Sementara ayah Yeny, Hasan mengaku bersyukur anaknya pulang dengan selamat. Namun dia menyayangkan anaknya itu tidak pamit dan memberi kabar apapun. Sehingga selama itu keluarga khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Bahkan, lanjutnya dia sudah mencari kemana-kemana. Termasuk ke kerabat jauh, di Bayung Lencir, Muba dan daerah Jambi. “Terakhir hari Jumat (19/3/2021) saya mencari ke Prabumulih, tempat nenek Yeny, atau ibu saya,” katanya.

Hasan menjelaskan, yang di Lahat merupakan saudara kandung dari ibunya, atau adik ibunya. “Memang nenek Yeny juga,” tambahnya.

Hasan mengaku, memang berencana mencari Yeny sampai ke Lahat itu, setelah dari Prabumulih. Mendengar kabar Yeny sudah pulang Sabtu dini hari itu, dia akhirnya langsung pulang ke Lubuklinggau.

“Kami dak nyangka kalau Yeny perginya ke tempat neneknya di Lahat. Kan disitu kebun. Rasanya tidak mungkin kalau Yeny pergi kesana,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi Berita