oleh

Wisata Curup Tinggi Ramai Didatangi Wisatawan

LINGGAU POS ONLINE, TABA REMANIK – Objek wisata air terjun Curup Tinggi di Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ramai dikunjungi wisatawan, khususnya selama libur Idul Fitri 1439 Hijriah.

Para pengunjung tidak saja berasal dari wilayah Kabupaten Mura, tapi dari Kota Lubuklinggau dan sekitarnya.

Untuk menuju objek wisata alam air terjun Curup Tinggi ini, para wisatawan tak harus menempuh berjalan kaki lagi. Karena akses jalan ke sana sudah di semen jalan setapak yang bisa dilalui motor.

Kondisi jalan yang dilalui pun hanya 1 Km dengan kontur tanah perbukitan dikelilingi hutan dan perkebunan warga. Sehingga para pengunjung yang hendak menikmati pemandangan alam air terjun Curup Tinggi harus membutuhkan waktu 15 menit saja dalam perjalanan.

Suasana obyek wisata air terjun Curup Tinggi masih sangat alami, meski untuk menuju lokasi harus melalui medan perbukitan dan batu terjal. Namun setelah melihat langsung air terjun, rasa lelah terasa hilang, karena pesona air terjun sangat indah. Serta terdapat gua dengan pepohonan besar yang rindang.

Salah seorang pengunjung, Bus (25) berasal dari Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I mengaku sudah dua kali mengunjungi objek wisata andalan Kabupaten Mura ini.

“Sudah dua kali saya datang ke sini, kali ini bersama keluarga besar untuk berlibur menikmati pemandangan air terjun,” jelas Bus pada Linggau Pos, Selasa (19/6).

Menurut Bus untuk menuju ke air terjun Curup Tinggi tidak sulit lagi, karena jalannya sudah bagus, dan juga masuknya gratis.

“Jalan menuju ke sana sudah bagus untuk di lalui, tinggal fasilitas dan lainnya lagi. Seperti tempat hiburan, tempat istirahat dan lainnya,” ucap Bus.

Sementara itu, penjaga Curup Tinggi Fendi (40) mengatakan, saat ini lokasi dari air terjun Curup Tinggi sudah cukup baik untuk menjadi alternatif liburan keluarga, atau pun bersama teman-teman kerja.

Dikatakan Fendi, akses jalan menuju ke Curup Tinggi itu bagus lebih kurang selama empat bulan terakhir. Sebelumnya hanya bisa dilalui pejalan kaki.

“Mudah-mudahan nantinya, tempat ini dapat ditambahkan beberapa wahana dan peningkatan fasilitasnya. Sehingga akan lebih banyak lagi menarik perhatian para pengunjung untuk datang ke sini,” harap Fendi.(04)

Rekomendasi Berita