oleh

Windy yang Kabur dengan Pacarnya ke Bengkulu, akan Dinikahkan

LINGGAUPOS.CO.ID – Windy (17) warga Jalan Lawu RT 01, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, yang sempat kabur dengan pacarnya ke Bengkulu, akhir Januari 2021, akan dinikahkan.

Hal ini seperti diakui ibunya, Nora Septina (40) saat dihubungi, Jumat (19/2/2021). “Iyo nak nikah, tapi kepastiannyo belum tahu kapan,” ujarnya sambil menjelaskan, Windi akan dinikahkan dengan pacarnya yang sama-sama dengan pergi ke Bengkulu.

Kemudian mengenai laporakn kehilangan Windy ke Polres Lubuklinggau, sudah disampaikan oleh keluarga ke pihak Polres, bahwa Windy sudah pulang.

Sebelumnya diberitakan, Windy menghilang dari rumah setelah pamitan hendak magang Praktik Kerja Industri (Prakerin) di Yuli Tailor, Jumat 23 Januari 2021.

Sang ayah sudah mencari Windy ke rumah teman maupun kerabat, seperti ke Jayaloka Musi Rawas hingga Lampung. Namun tak membuahkan hasil.

Susanto sempat mencari Windy ke rumah teman dekatnya yang kesehariannya jadi penambal ban di Kelurahan Majapahit. Ternyata keluarga teman dekat Windy, mengatakan anaknya juga tak ada di rumah sejak 23 Januari 2021.

Windy yang tak membawa handphone membuat komunikasi orang tua dan putri sulungnya itu benar-benar terputus. Sementara teman dekat Windy yang biasa membawa handphone, nomornya juga tak aktif.

Hampir sepekan tak kembali, membuat orang tua Windy melaporkan kejadian dugaan hilangnya sang anak ke SPKT Polres Lubuklinggau Jumat (29/1/2021).

Kemudian, Windy diantarkan pulang keluarga teman dekatnya pulang, Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Susanto, ayah Windy mengatakan Windy pulang diantar keluarga teman dekatnya yang tinggal di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Saat diwawancara Windy menceritakan, selama ini ia jalan-jalan di Bengkulu, dan kost dengan teman dekatnya.

Windy juga membenarkan bahwa Minggu (31/1/2021) malam sampai ke Lubuklinggau setelah naik travel.

Menurut Windy, ia pergi dari rumah memang ada masalah dengan keluarga, bahkan sejak hilang, Windy sengaja tidak memberi kabar orang tua karena ia tak membawa handphone.

Windy menyebut sudah tiga tahun menjalin  hubungan asmara dengan teman dekatnya. Kala itu Windy baru duduk di bangku kelas X SMK.

Ia sengaja kembali ke Lubuklinggau karena khawatir wajahnya sudah viral di media massa maupun media sosial. Windy berencana melanjutkan hubungannya ke jenjang yang lebih serius.

“Kabur dari rumah memang sudah rencana. Sejak kejadian langsung mengajak teman saya kabur. Tapi sebenarnya masih bingung mau kabur ke mana. Sehingga lari ke Bengkulu, menaiki travel,” jelasnya. (*)

Rekomendasi Berita