oleh

Waspada Sales Ice Cream Gadungan Berkeliaran di Musi Rawas, Sudah Ada Korban

LINGGAU POS ONLINE – Beberapa pedagang atau pemilik warung manisan di Kabupaten Musi Rawas, beberapa bulan terakhir menjadi korban penipuan sales ice cream gadungan. Pedagang sudah menyerahkan uang pembelian, namun ice cream tidak kunjung datang.

Modusnya mereka mendatangi warung yang memiliki freezer salah satu merek ice cream ternama. Kemudian dengan mengaku sebagai sales, mereka meminta uang Rp1,2 juta kepada pemilik warung, dengan alasan untuk pasokan ice cream, serta pembayaran beban listrik freezer selama tujuh bulan akan ditanggung.

Beberapa pedagang mengakui dua orang sales gadungan ini, biasanya datang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy atau Yamaha Vixion. Tapi helm yang mereka gunakan biasanya sama, kendati berganti sepeda motor.

Seperti diakui N, salah satu pedagang di Kecamatan Tugumulyo. Ia didatangi sales gadungan itu Minggu (8/12/2019). Setelah memberikan uang Rp1,2 juta, sampai dengan kesokan harinya Senin (9/12/2019), es cream tak kunjung datang.

“Saya akhirnya konfirmasi langsung ke kantornya yang di Lahat. Menurut pihak perusahaan, sudah ada empat pemilik warung/pedagang yang melapor kejadian yang sama. Ternyata keduanya mantan karyawan yang sudah dipecat. Bahkan perusahaan mengaku akan melaporkan keduanya ke Polisi,” jelas N, Selasa (10/12/2019).

Ditambahkan N, keduanya itu dahulu bekerja di kantor ice cream tersebut yang ada di Palembang. Namun jika ketemu dengan karyawan yang asli, mereka masih masih berani mengaku karyawan. “Saya dapat informasi, ada juga yang lain jadi korban bulan lalu di Muara Beliti,” kata N yang belum mau melapor ke polisi. (*)

Rekomendasi Berita