oleh

Waspada Puting Beliung

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, tiga kecamatan warga diminta mewaspadai bencana angin puting beliung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, M Taufik M di ruang kerjanya, Senin (27/8).

“Sekarang ini lagi pancaroba dikhawatirkan Angin Puting Beliung bisa terjadi di masa – masa peralihan musim seperti sekarang ini dan kecamatan yang rawan terkena seperti di Kecamatan Muara Pinang, Kecamatan Pendopo serta Kecamatan Lintang Kanan,” kata Taufik.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati- hati dan menghindari apabila ada angin kencang. Ia juga menghimbau agar warga menghindari berteduh di bawah pohon besar.

Ia menjelaskan, karakteristik Kabupaten Empat Lawang selain dikhawatirkan terkena angin puting beliung juga rawan terjadi bencana longsor dan banjir.

“Karakteristik Kabupaten Empat Lawang ini memang rawan longsor. Terutama di Kecamatan Talang Padang, Kecamatan Sikap Dalam dan Kecamatan Ulu Musi. Sementara daerah yang rawan banjir di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yaitu Sungai Air Keruh, Kecamatan Pendopo yaitu Sungai Ayek Deras dan Kecamatan Tebing Tinggi yaitu di pinggir Aliran Sungai musi Seperti tepatnya di Desa Batu Raja,” jelasnya.

Sementara kendaraan operasional lanjut Taufik, di kantor BPBD Kabupaten Empat Lawang sedang mengalami kerusakan dan sudah dikoordinasikan ke Provinsi Sumsel.

“Untuk logistik kita ada perahu, tiga mobil dan dua motor bantuan. Tapi sekarang dalam keadaan rusak, jadi untuk antisipasi kita masih punya mobil serbaguna dan mobil dapur umum, tapi pergerakannya lambat,” paparnya.

Dan untuk tim reaksi cepat ataupun personil yang siaga baik di Kantor BPBD maupun yang disiagakan di kecamatan-kecamatan yang dinilai rawan bencana berjumlah 56 orang.

“Kita masih bergabung dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) jadi personil kita merangkap, 10 orang siaga di kantor BPBD sedangkan yang lain siaga di Kecamatan Paiker, Ulu Musi, Pendopo dan Muara Pinang,” katanya. (CW02)

Rekomendasi Berita