oleh

Waspada Banjir Bandang di Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara

-Sumsel-4.455 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – BMKG Sumsel mengimbau kepada warga di Sumsel, untuk waspada Bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung, Banjir, Tanah Longsor, Banjir Bandang dsb) akibat Hujan Lebat disertai Petir dan Angin Kencang.

Hal sesuai pers rilis yang diterima dari BMKG Sumsel melalui Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Bambang Beny Setiaji kepada linggaupos.co.id, Rabu (1/1/2020).

Dijelaskannya, seiring masuknya musim hujan di wilayah Sumsel pada skala meteorologi, dengan indikasi menguatnya Angin Muson Cina Selatan yang sarat uap air dan melalui wilayah Indonesia pada umumnya dan wilayah Sumsel pada khususnya, mengakibat peningkatan curah hujan dan adanya potensi hujan disertai petir dan angin kencang.

“Umumnya terjadi pada siang-sore hari sedangkan potensi hujan ringan-sedang yang berlangsung lama (kontinyu) apabila terjadi pada malam-dini hari,” Bambang menjelaskan.

Ditambahkannya, tercatat pada Citra Satelit dan Radar Cuaca BMKG tiga hari terakhir telah terjadi peningkatan dan kontinyuitas (terus menerus) Curah Hujan di wilayah Sumsel bagian barat yakni pada wilayah dataran tinggi (Bukit Barisan).

“Berdampak potensi adanya Bencana Hidrometeorologi (Genangan/Banjir ,Banjir Bandang dan Tanah Longsor) pada di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, Empat Lawang, Lahat, Muratara, Muba, PALI, Muara Enim,” tambahnya.

Sedangkan Potensi Bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung dan Genangan/Banjir) pada wilayah Pagar Alam, Prabumulih, Banyuasin dan Kota Palembang, OKI, OI, OKU Timur, OKU dan OKU Selatan.

“Kami menghimbau Masyarakat dan Stakeholder terkait untuk tetap waspada dan update Informasi dan Peringatan Dini Cuaca dari BMKG dan melakukan tindakan preventif meminimalisasi dampak Bencana Hidrometeorologi (perbaikan infrastruktur lebih tahan bencana, membersihkan dan memperbaiki drainase dan persiapan dan pencegahan lainnya,” ia mengatakan.(*)

Rekomendasi Berita