oleh

Wartawan Senior Alwi Shahab Tutup Usia, Berikut Profil Perjalanan Karir di Dunia Jurnalis

LINGGAUPOS.CO.ID- Kabar duka datang dari dunia pers, seorang wartawan senior Alwi Shahab meninggal dunia di usia 84 tahun pada Kamis (17/9/2020) pukul 03.00 Wib di rumahnya Condet, Jakarta Timur.

Melansir dari RRI, Alwi Shahab adalah putra asli Betawi yang lahir pada 31 Agustus 1938, di Kwitang, Jakarta Pusat. Dia telah menjalani profesi sebagai wartawan lebih dari 40 tahun.

Karirnya dimulai sebagai wartawan Kantor Berita Arabian Press Board di Jakarta pada 1960. Lalu kemudian pada Agustus 1963, dia pindah ke Kantor Berita Antara.

Sejak di Antara, dia menjadi wartawan kota, kepolisian, parlemen hingga ekonomi. Kemudian Alwi Shahab berpindah menjadi wartawan Istana periode 1969-1978. Kemudian pensiun dari Antara pada 1993.

Pria yang akrab disapa abah Alwi tersebut tidak kenal lelah dalam meniti karirnya di dunia jurnalis. Pasca pensiun, dia bergabung dengan Harian Umum Republika dengan tetap menjalani profesi sebagai wartawan bersama banyaknya anak muda di Republika.

Akan tetapi, perjalanan karir Alwi Shahab di Republika telah dialihkan menjadi seorang penulis artikel tentang sejarah Kota Jakarta. Tulisannya tersebut dimuat dalam bentuk tulisan lepas maupun berbagai rubrik. Sebagai penduduk asli, Alwi Shahab telah mengenal dengan baik setiap sudut kota Jakarta yang dulu disebut dengan Batavia.

Bahkan dia pun tidak pernah kehabisan bahan cerita-cerita menarik semasa penjajahan Belanda hingga Kemerdekaan yang digambarkan dengan baik pada tulisannya. Saat menulis, Alwi Shahab pun berpegang teguh pada sumber berita dan meneliti berbagai bahan berita untuk menjaga keobyektifitasan tulisannya.

Di tahun 2007, Alwi Shahab menerbitkan sebuah buku yang merupakan hasil tulisannya dengan judul ‘Hukum Pancung di Batavia terbitan tahun 2007’.

Selain itu, dia juga menerbitkan beberapa buku lainnya seperti ‘Ciliwung: Venesia dari Timur’ dan ‘Kasino Bernama Kepulauan Seribu.’(*)

Sumber: Fixindonesia.com

Rekomendasi Berita