oleh

Warga Tuding PT AKL Gusur Lahan Tanpa Izin

LINGGAU POS ONLINE – Warga Kelurahan Jukung Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Ali Kian alias Yan, mengaku lahan milik anaknya,  Junaidi warga Sungai Miang Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, digusur dan dikelola PT Agro Kati Lama (AKL) tanpa permisi.

Lahan tersebut terletak di Sungai Miang Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti. Luas lahan yang digusur sekitar 3 hektar.  “Tahu-tahu lahan itu sudah digusur oleh PT AKL, tanpa ada proses ganti rugi,” jelas Ali Kian kepada linggaupos.co.id, Jumat (1/11/2019).

PERINGATAN – Tanda peringatan di lahan milik Junaidi yang diduga digusur PT AKL. (foto Istimewa)

Ditambahkan Ali Kian, lahan tersebut diketahui digusur oleh PT AKL pada  20 Agustus 2018. Karena itulah kemudian, menghubungi pihak PT AKL untuk meminta penjelasan dan ganti rugi. “Bertemulah dengan Pak Ginting, janjinya secepatnya diganti rugi,” tambahnya.

Namun, dikatakanya sampai dengan saat ini, atau sudah lebih setahun, lahan tersebut belum juga diganti rugi. “Perjanjian sejak 2018, pihak PT AKL bertele-tele atas perjanjian kepada pihak warga,” katanya.

Bahkan, persoalan ini ditambahkannya juga sudah dilaporkan ke Pemerintah Desa. Begitu juga dengan warga lainnya yang belum mendapatkan ganti rugi. Namun hingga saat ini, belum juga ada konfirmasi dari pihak perusahaan.(*)

Rekomendasi Berita