oleh

Warga Tidak Mampu Dijamin BPJS

MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), HM Syarif Hidayat melakukan pertemuan khusus dengan Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam upaya proses penyesuaian Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) di Kabupaten Muratara.

Dijelaskan Kepala Dinkes Kabupaten Muratara, Ilyas melalui Kasi Pelayanan dan Kesehatan, Mirwan kepada Linggau Pos, Rabu (16/1), pertemuan dilaksanakan Selasa (15/1) di rumah dinas bupati, hadir perwakilan BPJS Kesehatan Lubuklinggau, Direktur RSUD Rupit, Kepala Dinkes Muratara beserta para Kabid dan juga Puskesmas.

“Program pengobatan gratis JKN KIS di Muratara telah berjalan semenjak tanggal 1 Januari 2019, dan pertemuan kemarin hanya pemantapan atas program tersebut,” jelasnya.

Mirwan menambahkan sejak 1 Januari 2019, warga Muratara mendapatkan pelayanan pengobatan gratis, khusus bagi masyarakat yang tidak mampu. Bagi masyarakat yang mampu mereka harus mendaftarkan JKN KIS ke kantor BPJS dengan iuran setiap bulan

“Namun bagi masyarakat yang tidak mampu, cukup membawakan persyaratan KTP dan KK serta dilampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa. Dengan persyaratan tersebut, masyarakat tidak mampu akan didaftarkan ke JKN KIS dengan dibiayai oleh APBD Muratara,” tambahnya

Mirwan melanjutkan, program pengobatan gratis ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) No.82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bagi masyarakat, baik mampu maupun masyarakat yang tidak mampu.

“Saat ini kita akan fokuskan sosialisasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan kedepannya akan dilakukan sosialisasi ke perangkat desa agar dapat mencapai target pengguna JKN KIS sebanyak 95 persen. Saat ini Muratara telah terdaftar 55 persen pengguna JKN KIS,” jelasnya.(cw3)

Rekomendasi Berita