oleh

Warga ‘Serbu’ BRI

MURATARA – Cairnya dana Program Indonesia Pintar (PIP) menyebabkan warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) beramai-ramai mendatangi Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Rupit.

Warga ini adalah orang tua siswa di Kabupaten Muratara yang akan mengambil dana bantuan bagi siswa miskin dalam Program Indonesia Pintar (PIP).

Pantauan Wartawan Linggau Pos, di BRI Unit Muara Rupit, Selasa (23/7) pagi sudah dipenuhi ratusan warga. Ratusan orang tua siswa ini bahkan meluber hingga ke halaman BRI.

Penerima manfaat KIP merupakan siswa kurang mampu mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah pertama(SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), yang mendapatkan bantuan secara bervariasi tergantung tingkatan sekolah.

Siti, salah satu wali murid yang sedang mengantre pencairan dana KIP, mengaku sangat terbantu dengan adanya dana KIP. Terkhusus bagi masyarakat kurang mampu agar bisa memberikan pendidikan bagi anaknya.

“Kita tahu sendiri kondisi ekonomi tidak menentu, sedangkan anak harus disekolahkan, saya beruntung mendapat bantuan KIP sehingga pendidikan anak saya sangat terjamin” ucapnya.

Dijelaskannya, penerimaan bantuan KIP dicairkan secara berkala dalam waktu satu tahun.

“Setiap tahunnya kadang 3 kali kadang lebih saya mencairkannya, uangnya turun tidak sekaligus namun secara berkala” terangnya

Kadisdik Muratara, Sukamto melalui Kabid Dikdas, Abdul Kadir memaparkan penerima bantuan KIP tidak sama bagi siswa.

“Kelas 1 SD Negeri pertama Rp250 ribu, kelas dua sampai kelas enam Rp450ribu, SMP Negeri Rp750 sampai selesai, serta SMA Negeri Rp1 juta” paparnya.

Dijelas Abdul Kadir, KIP merupakan program Pemerintah pusat untuk membantu biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dalam membiayai pendidikan.

“Kita harapkan program ini tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat Muratara yang kondisi ekonominya kurang baik. Agar semua elemen masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan layak,” harapnya. (fji)

Rekomendasi Berita