oleh

Warga Muara Megang Kembali Demo

…Sebelum hak kita terpenuhi, maka aksi dan upaya lainnya akan terus kita lanjutkan…
Saidina, Perwakilan warga Desa Muara Megang

LINGGAU POS ONLINE, MUARA MEGANG – Masyarakat Desa Muara Megang Kecamatan Megang Sakti, akhirnya kembali mengambil tindakan. Hari ini (17/1), lebih kurang 250 warga Desa Muara Megang, kembali melakukan aksi ke lokasi perusahaan PT London Sumatera (Lonsum) yang ada di Desa Muara Megang.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan warga Desa Muara Megang, Saidina, Selasa (16/1).

Menurut Saidina, aksi ini terpaksa kembali mereka lakukan untuk menghentikan operasional perusahaan sesuai dengan rekomendasi Komisi I DPRD Kabupaten Musi Rawas. Sesuai rencana, aksi ini akan dilaksanakan pukul 08.00 WIB.

“Sebelum hak kita terpenuhi, maka aksi dan upaya lainnya akan terus kita lanjutkan. Kemarin kita sudah kembali mempertanyakan hasil pertemuan antara Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Ketua DPRD Musi Rawas Yudi Fratama dan anggota Komisi IV DPR RI, Fazih H Amro. Pasalnya, deadline waktu yang diberikan untuk perusahaan, sudah lewat. Besok (hari ini, red), upaya kita lanjutkan dengan melakukan aksi,” ungkap Saidina.

Menurutnya, warga sudah capek lantaran tidak ada titik terang atas tuntutan mereka selama ini.

“Kemarin sebelum memasukan surat aksi ke pihak kepolisian, kita juga sudah menanyakan hasil perkembangan rapat internal Komisi IV DPR RI, kepada Fauzi H Amro. Menurutnya, berdasarkan hasil rapat internal mereka akhir Januari mendatang akan memanggil kembali pihak perusahaan dan warga, untuk mempertanyakan tindak lanjut hasil pertemuan sebelumnya,” jelas Saidina.

Saidina menjelaskan, masyarakat sudah berupaya menempuh jalur yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sejak tahun 2015 kami sudah melaporkan tuntutan kami ini ke Komisi I DPRD Musi Rawas. Hingga akhirnya 2 Mei 2017, mereka merekomendasikan untuk penghentian kegiatan PT Lonsum. Kami pun sudah melakukan pertemuan dengan pihak Ombudsman perwakilan Sumsel, serta ke Komisi IV DPR RI,” jelasnya kembali.

Namun sampai saat ini dilanjutkannya, apa yang menjadi hasil kesepakatan bersama saat pertemuan tidak ada yang terealisasi.

“Sehingga kami beranggapan, memang tidak ada itikad baik dari pihak perusahaan. Sehingga, langkah terakhir kami satu-satunya, melakukan aksi dan menghentikan segala kegiatan PT Lonsum di desa kami, sesuai apa yang direkomendasikan Komisi I DPRD Musi Rawas,” tegasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita