oleh

Warga Karang Waru Saling Bacok, Jusmadi Alami Luka di Punggung

Gara-gara tanaman kangkung, dua warga di Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Bombi (35) dan Jusmaidi (30) saling bacok dengan parang. Bagaimana terjadinya kasus saling bacok ini?

Laporan Hendy Renaldy, Rupit

Akibat peristiwa itu, Jusmaidi mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kanan. Sementara istri Jusmaidi sebut saja Bunga (25) luka di bagian kaki sebelah kanan.

Peristiwa penganiayaan diduga dilakukan Bombi terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, Kamis (15/2).

Informasi di lapangan, kejadian yang sempat menjadi tontonan warga itu diduga bermula saat Bombi yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini dengan membawa sebilah parang mendatangi rumah korban. Dan menyuruh korban mencabut tanaman kangkung yang ada di lahan miliknya.

Diduga cara penyampaiannya tidak pas (Kasar), sehingga antara Bombi dengan Jusmaidi terjadi cekcok mulut. Akhirnya Bombi emosi dan berupaya membacok Jusmaidi.

Naasnya, bukan saja Jusmaidi yang menjadi sasaran sabetan parang Bombi, istri korban yang hendak melerai dan berlari keluar rumah juga terkena bacokan parang mengenai kaki kanan.

Melihat istrinya kena bacok, Jusmaidi melawan dan berhasil merebut parang Bombi. Jusmaidi pun membalas dengan cara membacokkan parang milik Bombi dan mengenai tangan kirinya.

Beruntung tak lama kemudian warga sekitar kejadian melerai dan Bombi kabur melarikan diri. Akibat kejadian tersebut Jusmaidi mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kanan, sementara istri Jusmaidi luka bacok kaki bagian kanan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro, melalui Kapolsek Muara Rupit, AKP Yulfikri mengatakan setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya keributan hingga adanya korban bacokan polisi langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setiba di TKP ternyata benar. Anggota melakukan penyelidikan dengan memantau di mana lokasi tersangka bersembunyi. Setelah diketahui, tersangka bersembunyi di salah satu rumah warga, anggota langsung meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan,” kata Yulfikri, Sabtu (16/2).

AKP Yulfikri menjelaskan, selain tersangka kami juga menyita barang bukti yakni sebilah Senjata Tajam (Sajam) jenis parang diduga digunakan tersangka membacok korban.

“Saat ini tersangka masih kita tahan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.(*)

Rekomendasi Berita