oleh

Warga Desak Persoalan Tapal Batas Segera Diselesaikan

Di Kelurahan Tanjung Raye

LINGGAU POS ONLINE, TANJUNG RAYE – M Isbandi, Ketua RT05 Kelurahan Tanjung Raye, Kecamatan Lubuklinggau Utara I kembali menyampaikan mengenai permasalahan tapal batas di wilayah mereka. Warganya mendesak, agar pemerintah segera menyelesaikan permasalahan tapal batas.

Hal ini disampaikannya ke anggota dewan, saat menghadiri reses. Dengan harapan, aspirasi serta desakan dari masyarakat juga bisa ditindaklanjuti oleh anggota dewan.

“Kita sampaikan, karena wilayah kita diduga sudah diambil oleh pihak PT Evan Lestari, salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Saya bahkan sudah langsung menemui pihak perusahaan, namun belum ada solusi. Sementara diduga lahan kita, sudah dimanfaatkan oleh mereka,” ungkapnya, Rabu (13/12).

Untuk itu, Subandi berharap permasalahan ini menjadi perhatian oleh pemerintah dan anggota Dewan.

Permasalahan tapal batas di Kelurahan Tanjung Raye ini dibenarkan oleh anggota DPRD Lubuklinggau, Merizal. Pihaknya sudah mendapat info dari warga setempat yang ikut saat mematok batas di sana, kalau ada beberapa lahan kita diduga, sudah ‘dicaplok’. Pihaknya pun sepakat, permasalahan ini segera diselesaikan.

“Fraksi Partai Demokrat pun sudah menyampaikan hal ini, saat rapat paripurna. Hal ini untuk mengantisipasi, adanya konflik di masyarakat. Untuk itu adanya usulan ini, kami pun mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim. Tim ini nantinya yang turun kelapangan, dan mencarikan solusi atas permasalahan ini. Sementara Dewan, akan tetap memantau permasalahan ini,” jelasnya.

Senada diungkapkan oleh Hj Siti Fatimah, politisi dari Partai Golkar.

“Sudah kita tindak lanjuti. Untuk itu kami minta kepada Ketua RT dan Lurah untuk menenangkan warga di sana. Jangan dipancing, sehingga menimbulkan gejolak,” jelasnya.

Sementara itu Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut.

“Kalau mengenai patok batas, sudah kita lakukan dan sudah jelas. tetapi kalau ada lahan yang di duga diambil kita belum ada laporan. Namun akan segera kita tindak lanjuti ke instansi terkait, dan ketika laporan ini ada akan kita tindak lanjuti. Salah satunya, segera membentuk tim,” jelasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita