oleh

Warga Beringin Makmur I Keluhkan Jalan Rusak

Sejak Awal Pernah Diprotes Masyarakat

Beberapa titik akses jalan rigiet beton menuju ke Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dikeluhkan warga.

Laporan Aspin Dodi, Beringin Makmur I

TOKOH Masyarakat Desa Beringin Makmur I, Lilit mengatakan, akses jalan rigiet beton sepanjang 150 meter tersebut sudah mengalami kerusakan. Setidaknya ada tiga titik sangat parah.

“Kami merasa sangat prihatin dengan kondisi jalan rusak ini. Padahal akses jalan tersebut merupakan jalan utama untuk masuk ke Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bingin Teluk, yang notabenenya merupakan ibukota Kecamatan Rawas Ilir,” ungkap Lilit, Minggu (12/11).

Dirinya berharap pada pemerintah desa, kelurahan, camat, dan anggota DPRD untuk segera melakukan perbaikan atau penimbunan jalan yang telah berlobang tersebut, walaupun belum dilakukan perbaikan kembali.

“Jika pihak pemerintah tidak peduli dan tidak mampu untuk melakukan perbaikan jalan rigiet beton tersebut. Siapa lagi yang bisa kami harapkan, jika kami mampu dan masyarakat ingin bergotong royong tentunya tidak akan mengharapkan bantuan dari pihak pemerintah,” tegas Lilit.

Terpisah, Idit warga setempat menilai wajar jika akses jalan rigiet beton masuk ke Desa Beringin Makmur I dan Kelurahan Bingin Teluk sudah rusak.

“Sejak awal pembangunan, mutunya sudah tidak bagus. Bahkan saat proses pembangunan, kami bersama beberapa warga sempat melakukan protes pada pihak pelaksana. Sayangnya protes yang kami lakukan tidak digubris oleh pihak pelaksana maupun pihak pemerintah,” keluhnya.

Sementara itu Camat Rawas Ilir, Suharto mengatakan masyarakat sudah ke kantor camat untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

Menurutnya, untuk pembangunan yang sudah diusulkan di Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Desa, tentunya telah dibahas di Musrenbang Kecamatan dan diusulkan ke Pemerintah Kabupaten pada saat Musrenbang kabupaten.

“Untuk usulan desa sudah kita sampaikan ke pemerintah kabupaten melalui Musrenbang kabupaten, sementara untuk pembangunan yakni di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Penataan Ruang, tinggal lagi penentuan atau penetapan dilihat dari skala prioritas,” sebutnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita