oleh

Walikota dan Jajarannya Kunker Pelajari Sistem BOT

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menjelaskan tujuan kedatangan pihaknya ke Pemkot Bandung kepada Wawako Bandung, Yana Mulyana beserta jajaran

Jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau dengan dipimpin langsung oleh Walikota Lubuklinggau,

H SN Prana Putra Sohe melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker

) ke Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (27/6).

 

Kunker ini dilaksanakan, guna rencana mewujudkan kawasan wisata terpadu di Kota Lubuklinggau.

Turut hadir mendampingi Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau H A Rahman Sani, Asisten I Setda Kota Lubuklinggau Heri Suryanto, Kepala Diskominfo Erwin Armeidi, Kepala DPU Achmad Asril Asri, Kepala Bagian Hukum Hendri Hermani, Kepala Bagian Humas Hendra Gunawan, Kepala Bappeda Litbang Parida Aryani, dan Kepala Badan Keuangan Daerah Imam Senen.

Pukul 08.00 WIB, H SN Prana Putra Sohe beserta rombongannya tiba di kantor Walikota Bandung. Di sana, mereka disambut langsung oleh Wawako Bandung, Yana Mulyana beserta jajarannya. Kedatangan mereka dijelaskan Nanan sapaan akrab Walikota Lubuklinggau melalui Kabag Humas, Hendra untuk mempelajari mengenai Build Operate Transfer atau BOT dalam hal membangun dan mengelola kawasan wisata. Mengingat, hampir

 Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memberikan cindera mata kepada Wawako BAndung, Yana Mulyana.

semua kawasan wisata di Bandung menerapkan BOT dan Lubuklinggau rencananya akan melakukan hal yang sama, dalam membangun kawasan wisata terpadu.

 

 

Melalui Wawako, seluruh jajaran Pemkot Lubuklinggau mempelajari segara hal, dari apa yang sudah dilakukan di Bandung.

“Semuanya kita pelajari mulai dari perencanaannya bagaimana, payung hukumnya bagaimana, bentuk kerja sama dan kontraknya nanti seperti apa,” jelas Hendra.

Lalu setelah dikelola, bagaimana dengan sistem bagi hasilnya dan pajak. Selain itu, mereka juga ingin mengetahui apa kendala yang selama ini ditemukan Pemkot Bandung saat menerapkan BOT.

“Tujuannya, agar saat kita mulai melakukan BOT tidak terjadi kesalahan karena kita belum pernah menerapkan ini.

Makanya saat Kunker semua OPD yang terlibat ikut dan belajar langsung ke Pemkot Bandung,” tegasnya.

Tidak hanya mempelajari sistem BOT, Nanan beserta rombongannya juga berkesempatan melihat langsung Media Center Pemkot Bandung yang dipusatkan di kantor Walikota.

“Karena lokasinya dekat dari kita, selain itu karena Pemkot Lubuklinggau juga saat ini sedang merencanakan akan membangun Smart City seperti di Bandung ya sekalian kita pelajari,” lanjutnya.

Pukul 11.30 WIB, Nanan beserta rombongan melanjutkan Kunker mereka ke Kabupaten Sumedang. Di sana, mereka disambut oleh Asisten II Setda Kabupaten Sumedang bidang pembangunan, Kuswari lantaran pada saat ini Bupati Sumedang sedang DL ke Jepang.

Sama, di sana mereka juga mempelajari mengenai sistem BOT.

“Karena Kabupaten Sumedang juga baru akan melaksanakan BOT. Makanya kita ke sana, karena kita ingin melihat

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani berikan cindera mata kepada asisten II bidang pembangunan Kabupaten Sumedang, Kuswari.

apa saja persiapan mereka, serta apa saja kendala mereka. Apakah persiapan mereka sama seperti kita, lalu apa yang bisa kita pelajari, semua kita tanyakan. Sekali lagi, tujuannya agar pada saat kita mulai membangun kawasan wisata terpadu, tidak ada kesalahan. Kita di sana sama-sama belajar, baik dari perencanaan, pembangunan, keuangan, pengelolaan, kerja sama kontraknya, status hukumnya dan lain-lainnya,” tegasnya kembali. (rfm)

 

Rekomendasi Berita