oleh

Wali Kota Lubuklinggau: Sekolah Metode Tatap Muka di Daerah Zero Kasus Positif

LINGGAUPOS.CO.ID – Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengakui akan memberikan kelonggaran kepada sekolah untuk melaksanakan metode tatap muka. Hanya saja tidak semua sekolah bisa diterapkan.

“Begitu juga dengan sekolah. Metode tatap muka, mungkin bisa diterapkan di wilayah yang zero kasus positif,” jelasnya, Kamis (30/7/2020).

Selain itu, ia menegaskan bahwa sekolah tetap harus sesuai protokol Covid-19. Adapun sekolah yang boleh tatap muka untuk tingkat SMP, sedangkan untuk SD dan TK/PAUD asalkan sekolah bisa menjamin protokol Covid terjaga, juga diizinkan.

“Untuk SMA itu kebijakan gubernur ya, tapi untuk SMP silakan saja, SD dan TK/PAUD masih dikhawatirkan orang tua yang mengantar malah tidak bisa mengikuti protokol Covid-19,” terangnya.

Ia menambahkan, “Intinya Satgas Covid-19 Lubuklinggau tidak mau lengah atau terlena dengan adaptasi kebiasaan baru. Kita harus terus waspada dan tetap bekerja, walaupun banyak masyarakat yang sehat, tetapi tentu kita juga harus menjaga saudara-saudara kita yang rentan,” tegasnya.

Seperti diketahui swab massal yang dilakukan Pemkot Lubuklinggau pekan lalu, didapatkan 1.300 spesimen. Sudah 580 spesimen yang diketahui hasilnya. Dari 580 spesimen yang sudah didapatkan hasilnya, hanya dua yang positif Covid- 19.

Kendati begitu, ditegaskan Wali Kota langsung dilakukan tracing dan pelacakan terhadap keluarga dan orang yang pernah kontak dengan kedua orang tersebut.

Sementara sisa 720 spesimen, dalam beberapa hari ke depan akan diketahui hasilnya. “Insya Allah beberapa hari ke depan diketahui hasilnya. Harapannya dari 1.300 spesimen ini, tidak di atas 1 persen yang terpapar,” harapnya.

Karena hasil swab massal ini, menjadi landasan gugus tugas dalam memberikan kebijakan, terutama kelonggaran aktivitas kegiatan masyarakat walaupun tetap dengan protokol kesehatan.

“Kalau hasilnya tidak sampai di atas 1 persen, acara hajatan bisa dilonggarkan. Jika sekarang hanya satu hajatan per kecamatan, nanti bisa dua hajatan,” jelasnya.(*)

Rekomendasi Berita