oleh

Vario Seruduk Kerbau

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Kembali kecelakaan lalu lintas (Laklantas) di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) jalur Lubuklinggau-Jambi. Kali ini yang bernasib naas itu Sugiono (38) dan temannya Anto (37), warga Pemenang Bangko Provinsi Jambi, setelah sepeda motor yang dinaikinya menabrak seekor kerbau.

Akibat Lakalantas yang terjadi pukul 10.00 WIB, Jumat (22/6), sepeda motor korban mengalami ringsek di bagian depan. Sedangkan Sugiono mengalami luka lecet pada tangan kanan dan memar bagian dada. Sementara Anto, mengalami luka lecet pada kepala dan kaki sebelah kiri.

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, menyebutkan Lakalantas antara kendaraan roda dua maupun roda empat dengan hewan ternak kaki empat seperti kerbau, sapi atau kambing sudah sering terjadi. Tetapi pemilik hewan ternak saat terjadi kecelakaan tidak bertanggung jawab. Mirisnya lagi setiap kali terjadi kecelakaan tidak ada mengakui hewan ternak penyebab Lakalantas tadi miliknya.

Sebenarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) sudah mengatur di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Penertiban dan Pemeliharaan Hewan Ternak Berkaki Empat dalam Wilayah Kabupaten Muratara. Dengan sanksi pidana pasal 15, setiap melanggar ketentuan itu maka akan dikenakan 3 bulan penjara dan denda paling banyak Rp 50 juta

Tetapi aturan itu tidak diindahkan para peternak hewan kaki empat. Terbukti masih banyak hewan ternak kaki empat yang berkeliaran di Jalinsum di wilayah Kecamatan Rupit, Karang Jaya dan kecamatan lainnya.

Sugiono dan Anto mengendarai sepeda motor dari arah Jambi hendak pulang ke Kota Palembang. Naas, sampai Kecamatan Rupit sepeda motor yang dinaikinya menabrak seekor kerbau yang menyeberang jalan secara tiba-tiba.

Hasan (40) warga Rupit membenarkan masih banyak kerbau berkeliaran di Jalinsum sehingga sering terjadi Lakalantas. (12)

Rekomendasi Berita