oleh

Usulkan Rp 3 Miliar untuk Persiapan Porprov

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuklinggau belum bisa melakukan persiapkan maksimal pembinaan atlet untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII. Semua terkendala adanya keterbatasan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dispora Kota Lubuklinggau, Surya Darma, Selasa (4/9).

Saat ini, yang bisa Dispora lakukan baru mengimbau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk menginventarisir atlet yang akan bertanding. Sembari menunggu kepastian waktu pelaksanaan Porprov tahun 2019.

“Sementara ini, yang kami tahu baru lokasi kalau tidak ada perubahan di Kabupaten Prabumulih, pelaksanaannya 2019,” jelas Surya Darma.

Ia menjelaskan, pada Porporv XI tahun 2017, Pemkot Lubuklinggau mendapat peringkat lima dengan meraih 27 medali emas, 17 medali perak serta 34 medali perunggu dari 24 cabang Olahraga. Tentunya dengan prestasi ini, target mereka ke depan harus lebih ditingkatkan.

“Target kita empat besar, atau minimal mempertahankan di lima besar. Untuk mencapai target ini tentunya butuh dukungan anggaran, ini yang kita harapkan dari pemerintah. Apalagi belajar dari Asian Games kemarin, mustahil dengan anggaran yang minim kita bisa mendapatkan prestasi yang besar,” papar Surya Darma.

Tahun 2017 lalu mereka dianggarkan Rp 2 miliar. Maka tahun 2019 pihaknya berharap anggaran untuk Porprov ditingkatkan.

“Ya minimal kita usulkan Rp 3 miliar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, guna memacu motivasi serta semangat para atlet, kedepan untuk bonus atlet ia berharap bisa dicairkan sebelum Porporv resmi ditutup. Lagi-lagi, hal ini belajar dari ajang Asian Games, kemarin.

“Kalau tahun lalu kita anggarkan Rp 1 miliar untuk bonus, cairnya lebih kurang satu bulan setelah pelaksanaan Porprov. Rp 15 juta untuk peraih medali emas, Rp 10 juta untuk peraih medali perak dan Rp 5 juta untuk peraih medali perunggu. Kedepan artinya kita harapkan sejak awal juga sudah harus dianggarkan, sehingga sebelum keringat mereka mengering bonus sudah diterima,” lanjutnya.

Senada diungkapkan Ketua KONI Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya yang mengatakan baru bisa maksimal mempersiapkan atlet yang akan bertanding.

“Ya kita tunggu anggaran di APBD induk Tahun 2019,” ungkapnya.

Sementara Ketua KONI Musi Rawas, dr Hazairin menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum melakukan persiapan khusus menghadapi Porprov XI.

“Kalau Cabor unggulan Musi Rawas, tetap menembak dan renang. Kami belum melakukan persiapan, karena ketetapan tempat maupun waktu perhelatan Porprov juga belum jelas. Kami masih menunggu informasi,” jelas dr Hazairin.

Soal anggaran, dr Hazairin belum bisa memastikan.

“Pasti Pemkab Mura menganggarkan. Namun kami juga belum tahu,” imbuhnya. (rfm/lik)

Rekomendasi Berita