oleh

Usulkan Pembangunan Sekolah Inklusif

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong bersama Dinas Pendidikan (Disdik) mengusulkan pembangunan gedung sekolah khusus atau sekolah inklusif. Hal itu diketahui saat rapat di ruang Bupati Rejang Lebong dihadiri jajaran Disdik Rejang Lebong dan perwakilan kementerian, Senin (13/11).

Usai rapat, Bupati Rejang Lebong, DR H A Hijazi menjelaskan, sekolah inklusif untuk menampung anak-anak sekolah difabel atau berkebutuhan khusus yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Menurutnya, dengan adanya sekolah inklusif ini masing-masing sekolah yang memiliki siswa berkebutuhan khusus bisa dibuatkan sekolah sendiri.

“Di masing-masing sekolah ada anak difabel, dengan adanya sekolah inklusif ini anak-anak tersebut tidak terdiskrimininasi. Meski nanti dalam sekolah inklusif dalam satu kelas hanya ada 5 siswa,” katanya.

Masih menurutnya, dengan sedikitnya siswa berkebutuhan khusus disatukan akan memudahkan guru untuk melakukan pembimbingan. Namun demikian, Bupati meminta jika dalam pembangunan sekolah inklusif ini pihak kementerian menyiapkan guru PNS diperbantukan ke sekolah inklusif.

“Karena kita kekurangan guru, saat ini saja kita kekurangan sekitar 270 guru, kalau disepakati regulasi dalam pembangunan sekolah inklusif ini kita harap nanti kementerian bisa menyiapkan tenaga gurunya,”harapnya.

Sementara itu, untuk wacana pembangunan sekolah inklusif ini, pemerintah daerah sendiri siap jika untuk menyiapkan lahan.

“Kalau lahan kita siapkan berapa hektare, nanti tinggal kementerian siapkan anggaran untuk pembangunan dan bantuan tenaga guru,”tuturnya.

Bupati juga memaparkan, jika siswa berkebutuhan khusus atau difabel yang ada di sekolah-sekolah umum tentunya dengan sendirinya terdiskriminasi. Sebab, dalam satu sekolah anak-anak berkebutuhan khusus ini tidak ada guru khusus dalam sekolah tersebut sementara tuntutan harus sama dengan siswa lainnya.

“Dengan adanya sekolah inklusif ini, kita harapkan mereka yang berkebutuhan khusus bisa lebih maksimal dalam menempuh pendidikan, kalau perlu nanti di gabungkan dengan SLB nanti dibangun asrama agar pembinaan terfokus dan lebih maksimal,” harapnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita