oleh

Usulan Dua Opsi KPU Batal

Parpol Desak Enam Dapil Tetap Diusulkan

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas, akan mengusulkan dua opsi terkait penataan Daerah Pemilihan (Dapil) berubah. Hal ini, pasca dilakukannya uji publik tahap terakhir oleh KPU Musi Rawas, di Hotel Burza Lubuklinggau, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jumat (9/2).

Saat uji publik yang dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Musi Rawas, David Pulung, Hermansyah, perwakilan Panwaslu Kabupaten Musi Rawas, pengamat politik serta seluruh pimpinan atau pengurus Partai Politik (Parpol), disepakati kalau opsi yang diusulkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ditambah, sesuai dengan usulan dari beberapa pengurus Parpol.

“Awalnya hanya dua opsi yang kita tawarkan. Yakni opsi pertama 4 Dapil, dan opsi kedua 5 Dapil. Namun saat uji publik dan rapat kerja penataan Dapil dan alokasi kursi DPRD tahun 2019 tadi, peserta yang hadir terutama dari Parpol masih banyak yang mengusulkan 6 Dapil. Sehingga disepakati, ada tiga opsi yang akan kita usulkan beserta hasil rapat tadi, dan usulan secara tertulis yang akan kita lampirkan saat mengusulkan,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Musi Rawas, Ach Zein melalui Divisi Teknis, Supriadi.

Pihaknya dilanjutkan Supriadi, masih menunggu usulan secara tertulis dari pengurus Parpol terkait usulan penataan Dapil.

“Karena akan tetap kita lampirkan, saat mengusulkan tiga opsi hasil rapat tadi (kemarin, red). Kita masih menunggu, hingga Selasa (13/2) mendatang. Karena Rabu (14/2), dijadwalkan usulan akan serahkan ke KPU RI, melalui KPU Provinsi Sumsel.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Musi Rawas, David Pulung mengungkapkan tidak hanya ada kepentingan Parpol, namun penataan Dapil juga ada kepentingan Pemerintah. Terutama, dalam hal pembinaan wilayah serta proses pengembangan wilayah.

“Untuk itu kalaupun diperbolehkan dan diberikan kesempatan, kita (pemerintah, red) juga akan ikut mengusulkan yang tentunya berdasarkan kepentingan pemerintah. Usulan, akan kita ajukan versi pemerintah. Salah satunya, kenapa tidak Kecamatan Tugumulyo di satu Dapil dengan Muara Beliti,” ungkap David.

Apapun nanti yang menjadi usulan versi pemerintah, pastinya melalui kajian dan persetujuan Bupati.

“Ya pasti kita kaji melalui tim, dan bersama-sama kita lihat. Nanti usulan yang dikeluarkan, atas nama pemerintah,” tegasnya.

Sementara, perwakilan Panwaslu Kabupaten Musi Rawas, Hermansyah menegaskan berapapun opsi yang diusulkan oleh KPU pihaknya setuju.

“Selama memenuhi syarat dan ketentuan, silakan. Kita pun setuju, karena yang menentukan juga KPU RI. Yang terpenting semua yang hadir sepakat, sehingga tidak ada ganjalan dikemudian hari,” tegasnya. (09)

Rekomendasi Berita