oleh

Untung: Butuh Persiapan yang Serius

Kiat Mencapai Hasil Maksimal Olympiade Sains

Siapa sih yang tidak ingin siswa-siswinya jadi juara Olympiade Sains Nasional (OSN)? Namun, dengan soal OSN yang dinilai cukup sulit. Kadang utusan sekolah gagal untuk mencapai target juara ini.

Laporan Sulis, L Sidoarjo

KEPALA SMPN L Sidoarjo Untung Sudarsono berkenan membagi kiat, sehingga kerapkali menghantarkan siswa siswi jadi Juara OSN.

Sebagaimana tahun 2018 ini, siswinya atas nama Zahra Alhuda meraih Juara 3 OSN Mata Pelajaran Matematika Tingkat Kabupaten Musi Rawas. Prestasi juga diraih Veemasha Dwi Martindo yang meraih Juara I Mata Pelajaran IPS.

“Di SMPN L Sidoarjo, ekstrakulikuler sains itu ada. Yakni untuk mata pelajaran IPS, IPA dan Matematika. Selain diampu oleh guru bidang studi, ada juga guru khusus pembimbing kelas OSN,” terang Untung Sudarsono.

Bapak yang kerap dipanggil Pak Untung itu menjelaskan, untuk mata pelajaran Matematika SMPN L Sidoarjo mempercayakan Ratna Kustia sebagai guru pembimbing.

“Saya juga masuk sebagai pembimbing persiapan OSN. Ditambah Bu Ika Kurnia Utami. Jadi memang untuk menghadapi OSN ini bukan kebetulan menang, bukan! Melainkan memang SMPN L Sidoarjo melakukan persiapan,” terangnya.

Sementara untuk Mata Pelajaran IPS ekstrakulikulernya dibina Triyanti bersama Mujiono.

“Kami sadar, soal OSN itu berlipat kali lebih sulit dibanding soal Ujian Nasional maupun Lomba Cerdas Cermat (LCC). Semuanya berisi analisa. Jadi siswa pun harus menguasai materi dengan kompleks. Gurunya pun harus memang punya potensi dibidang OSN. Alhamdulillah di SMPN kami ada potensi itu. Yang penting memang gurunya dulu. Kalau soal anaknya, waktu kami telusuri, nggak ada yang pernah juara OSN SD. Tapi, memang ada yang sering juara kelas. Dari sinilah, kami lihat potensinya anak ini di mata pelajaran apa, lalu kami asah bersama guru Pembimbing Ekstrakulikuler Siswa Berprestasi,” jelasnya lagi.

Untuk persiapan kompetisi OSN Tingkat Provinsi Sumsel, SMPN L Sidoarjo makin mengintensifkan lagi latihan.

“Karena mendampingi anak OSN ini beda dengan mengajari anak satu kelas. Jadi prinsipnya anak kita bimbing di sekolah, lalu dikasih penguatan dalam bentuk tugas di rumah. Keesokan harinya, sharing lagi di sekolah,” jelasnya.

Untung membenarkan, selama ini belum pernah ada utusan Kabupaten Musi Rawas juara OSN Nasional. Terutama kategori SMP.

“Oleh karena itu, tahun ini kami berusaha untuk menggapai ini. Targetnya, OSN Tingkat SMP Provinsi Sumsel 21 April 2018 nanti, minimal kami dapat Juara 1,2 atau 3 tingkat Sumsel, sehingga bisa maju ke OSN Nasional,” jelasnya.

Untung berharap perhatian khusus dari Dinas Pendidikan maupun Pamkab Musi Rawas. Terutama dalam mempersiapkan tenaga ahli dibidang sains ini. Sehingga kesiapan utusan dari Musi Rawas benar-benar optimal menghadapi OSN Tingkat Provinsi Sumsel.(*)

Rekomendasi Berita