oleh

Untuk Menentukan Nilai PBB dan BPHTB

BPN-Pemkot Gunakan ZNT Yang Sama

SEJAK beberapa tahun lalu Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau sudah membuat Zona Nilai Tanah (ZNT), dan dalam waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau juga akan memanfaatkan ZNT. Lantas apa saja persiapannya?

Laporan Peny Anggraini, Air Kuti

PASCA wacana akan dihapuskannya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) beberapa tahun lalu, BPN Kota Lubuklinggau langsung menyusun ZNT. Bahkan Pemkot Lubuklinggau mengajak kerjasama BPN Kota Lubuklinggau guna memanfaatkan ZNT tersebut.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama sudah dilakukan sejak tahun lalu. Kepala BPN Kota Lubuklinggau, Agustin Samosir mengatakan bahwa untuk updating ZNT kedepan akan dilakukan Pemkot Lubuklinggau.

“Bahkan nanti akan dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) khusus, kalau saat ini masih dipersiapkan,” kata Agustin Samosir.

Ditambahkan Agustin Samosir, ZNT ini nanti akan dimanfaatkan Pemkot Lubuklinggau untuk menentukan nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), bahkan guna menentukan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen mengatakan saat ini Pemkot Lubuklinggau terus updating penetapan PBB. Mengingat, masih banyak yang tidak sesuai lagi dengan harga tanah saat ini.

“Ya karena ZNT dari BPN terbaru, kita gunakan itu. Kalau ketetapan PBB saat ini masih ada yang perlu diubah, seperti di tepi jalan sudah tidak sesuai lagi dengan ketetapan Rp. 30 ribu. Makanya sejak akhir tahun 2017 lalu kita sudah lakukan updating,” jelas Imam Senen.

Ditambahkan mantan Kepala BKBPP Kota Lubuklinggau ini, bukan hanya ketetapan PBB saja yang diperbaharui. Tapi, ketetapan pajak hotel dan restoran juga diperbaharui.

“Sebagian besar pengusaha hotel dan restoran sudah kita datangi, kita ingin mengetahui omzet yang riil. Bukan omzet laporan di atas kertas, tujuannya untuk menentukan pajak mereka berapa, dan hal ini cukup sulit untuk mendapatkan kejujuran pelaku usaha,” tegas Imam Senen.(*)

Rekomendasi Berita