oleh

Ungkap Money Politics, Paslon Janjikan Mobil dan Motor

LINGGAUPOS.CO.ID -Tim Dulur Ramah-Berarti siap memberikan satu unit mobil bagi masyarakat di Kabupaten Musi Rawas yang mampu membuktikan tindakan money politics (MP) selama berlangsung proses tahapan Pilkada Musi Rawas.

Ketua Tim Dulur Ramah Berarti, Thamrin Hasan mengungkapkan langkah ini merupakan bentuk apresiasi tinggi dari tim bagi masyarakat yang mendukung nilai-nilai demokrasi.

“Jadi kita ingin demokrasi berjalan sesuai yang diharapkan semua pihak. Pilkada aman dan damai tanpa diciderai oleh money politik atau hal lain yang merusak dan mengganggu Pilkada,” tegas Thamrin, Jumat (27/11/2020).

Ia memastikan, hadiah mobil ini bukan hanya iming-iming, tapi syaratnya harus memang dapat membuktikan adanya tindakan money politics.

“Jadi setelah ditangkap, pelaku pasti akan diproses oleh pihak berwenang. Jika terbukti, hadiah mobil akan kami berikan bagi siapa saja yang menangkap pelaku money politics tadi,” tambah Thamrin.

Namun, dirinya tetap berharap kepada seluruh jajaran Tim Dulur Ramah Berarti yang solid memenangkan pasangan calon no 01, Hj Ratna Machmud – Hj Suwarti, untuk tetap menjaga marwah demokrasi di manapun dan apapun bentuk kegiatan yang dilakukan.

“Saya sampaikan terus, kalau bukan kita yang memberikan contoh agar pesta demokrasi ini sesuai harapan masyarakat banyak, lalu siapa lagi?. Kita wajib memberikan edukasi politik yang baik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, mewujudkan Pilkada Musi Rawas (Mura) 2020 Berintegritas, Cabup H Hendra Gunawan dan Cawabup H Mulyana (H2G Mulya) menolak keras segala bentuk kecurangan terkhusus dugaan money politik.

Salah satu bentuk konkret, disiapkan reward bagi siapa saja baik masyarakat maupun Tim . H2G Mulya yang mengungkap dugaan kecurangan terkhusus money politics berupa sepeda motor. Demikian ditegaskan Ketua Tim Pemenangan Cabup-Cawabup nomor urut 02 H2G Mulya, Sonny Rahmad Widodo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mura itu menegaskan, akan diberikan penghargaan berupa uang sebesar Rp 1,5 juta terhadap masyarakat atau relawan yang berhasil menemukan dan melaporkan disertai bukti lengkap atas dugaan tindakan kecurangan.

Baik itu penyalahgunaan wewenang, black campaign khususnya dalam hal money politics (politik uang) selama Pilkada Musi Rawas yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang.

“Berdasarkan pengalaman, pada 5 tahun yan lalu dugaan money politics demikian masif. Makanya dengan tegas Tim H2G Mulya menolak segala bentuk money politik dan kecurangan lainnya. Makanya akan diberikan reward sebesar Rp 1,5 juta bagi siapa saja yang berhasil mengungkap dan melaporkannya dengan bukti-bukti lengkap,” tegas Sonny Rahmad Widodo.

Tidak hanya itu jika laporan tersebut berlanjut hingga pengadilan dan terbukti maka reward yang disiapkan akan ditambah. “Jika terbukti di pengadilan maka akan diberi hadiah atau reward sepeda motor, ” imbuhnya

Terhadap temuan kecurangan tersebut Tim Pemenangan H2G Mulya juga akan menyiapkan pendampingan untuk proses pelaporan dan lainnya.

“Untuk itu kepada masyarakat mari kita kawal Pilkada Mura berintegritas tanpa ada kecurangan dan upaya yang akan mencoreng pesta demokrasi ini,” katanya

Sonny mengingatkan dan mengajak semua elemen untuk memilih pemimpin yang berintegritas, jujur dan bersih sesuai tujuan dari Pilkada itu sendiri.
“Kita Pilih Pemimpin yang Berintegritas, Bersih dan Jujur. Makanya kita lihat latar belakang calon pemimpin yang akan kita pilih. Yang memang konsen atas upaya pencegahan korupsi tentunya sangat layak dipilih dan itu jelas sudah dibuktikan H Hendra Gunawan selama menjabat sebagai Bupati di periode pertama,” pungkasnya.

Sementara itu H Hendra Gunawan, Cabup Petahana membenarkan hal tersebut. Pencegahan setiap upaya kecurangan itu dilakukannya kembali sepeti pada Pilkada 2015 lalu.

“Kita ingin menjadikan Pilkada Musi Rawas sebagai Pilkada percontohan tanpa adanya kecurangan baik berupa money politics, black campaign, serta kecurangan lain yang dapat menghambat dan mempengaruhi pemilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena ini jelas merusak komitmen kita dalam mewujudkan Pilkada berintegritas,” kata H Hendra Gunawan.

Hal ini menjadi komitmen H2G Mulya sebagai bentuk pembelajaran politik bagi masyarakat Mura. Selain itu juga agar tingkat pemilih meningkat sesuai dengan harapan pemerintah.

“Alhamdulillah lima tahun (Pilkada Mura 2015) yang lalu masyarakat Musi Rawas dengan tulus dan ikhlas memenangkan H2G tanpa money politik. Ini diharapkan juga akan berlanjut di Pilkada 2020 ini sehingga Pilkada Mura benar-benar berintegritas, ” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, H Hendra Gunawan telah membuktikan komitmennya sebagai pemimpin yang jujur dan bersih. Sejak dipimpin Bupati H Hendra Gunawan (kini sedang cuti kampanye sebagai Cabup Pilkada mura), Bumi Lan Serasan Sekentenan menjadi yang terdepan dalam upaya pemberntasan dn pencegahan korupsi.

Puncaknya Kabupaten Musi Rawas ditetapkan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai daerah dengan Capaian terbaik I Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegras KPK Tahun 2018 se-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Dimana dari target 75% yang ditetapkan KPK di akhir tahun 2018, Kabupaten Musi Rawas mendapatkan capaian 77%. Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Musi Rawas bukan hanya menjadi terbaik I namun juga merupakan satu-satunya daerah di Semsel dengan pencapaian melebihi target.

Di tahun 2019 Kabuoaten Musi Rawas tetap menjadi yang terbaik dalam Pemberantasan Korupsi Terintegrasi KPK atau Monitoring Center for Prevention (MCP). Dibawh kepemimpinan H Hendra Gunawan Kabupaten Mura mengalami peningkatan 17% dari 77% di tahun 2018 menjadi 94% di tahun 2019. (*)

Rekomendasi Berita