oleh

UNBK Dipantau LPMP Sumsel

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Senin 2 April 2018 proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMK dimulai. Hajatan tahunan itu, akan dilaksanakan sampai 5 April 2018 nanti.

Di Kota Lubuklinggau ada 1.160 siswa dari 8 SMK negeri dan swasta yang mengikuti UNBK. Terdiri dari 340 peserta didik SMKN 1 Lubuklinggau, 277 siswa-siswi SMKN 2 Lubuklinggau, 311 peserta didik SMKN 3 Lubuklinggau, 73 siswa SMK Muhammadiyah, 49 siswa SMKN 4 Lubuklinggau, 95 peserta didik SMK Yadika Lubuklinggau, dan 15 siswa SMK Budi Utomo.

“Menurut pantauan kami, pelaksanaan UNBK di sekolah-sekolah tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya. Kami juga melihat bagaimana persiapan, pelaksanaan sampai selesainya UNBK ini. Termasuk, berapa siswa yang hadir, yang tidak hadir, kesiapan pengawas, kesiapan panitia, dan apa yang terjadi selama UNBK berlangsung. Semuanya kami tuangkan dalam laporan tertulis,” jelas Fungsional Analis Data Mutu Pendidikan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Selatan (LPMP Sumsel), Benny Hendrawan saat memantau UNBK di SMKN 2 Lubuklinggau, kemarin.

Ia juga mengapresiasi SMKN 2 Lubuklinggau, yang memberikan kesiagaan maksimal untuk mendukung kelancaran siswa dalam mengerjakan soal UNBK.

“Sebagian besar SMK di Sumsel, melaksanakan UNBK secara mandiri. Terutama di Kota Lubuklinggau, semua SMK menyelenggarakan UNBK mandiri,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Pengawas Pendidikan Disdik Provinsi Sumsel, Agustaman. Ia mengatakan, UNBK SMK memang lebih siap.

“Kami yakin, dengan kesiapan sebagaimana dilakukan sebelum UNBK ini, pasti lancar. Karena simulasi pun sudah dilakukan. Disamping itu, dari sisi SDM-nya juga sudah dilatih beberapa kali. Kami terus koordinasi dengan MKKS SMK, dalam hal ini Pak Puguh Purnomo, untuk melihat perkembangan UNBK SMK,” jelasnya.

Kemarin (2/4), siswa-siswi mengerjakan soal UNBK Bahasa Indonesia, 3 April 2018 UNBK Matematika, 4 April 2018 UNBK Bahasa Inggris dan Kamis 5 April 2018 UNBK Mata Pelajaran Kejuruan. Dengan total waktu 120 menit per sesi ujian.

***SMKN 2 Siagakan 120 Komputer

Kepala SMKN 2 Lubuklinggau, Eriani menuturkan, 277 siswanya dari Program Keahlian Tata Boga, Administrasi Perkantoran dan Tata Busana mengikuti UNBK Tahun Ajaran 2017/2018 ini.

“Tahun lalu kami sudah melaksanakan UNBK. Tahun ini pun UNBK. UNBK ini diawasi oleh pengawas silang, tiga orang per sesi. Jadi memang setiap sesi ganti pengawas,” jelasnya didampingi penanggung jawab UNBK SMK, Robert dan Gita.

Setiap siswa yang masuk ruangan UNBK, hanya diperkenankan bawa pensil maupun bolpoin, dan kartu ujian.

“Selain itu, dilarang. Kami tegas. Dan menyelenggarakan UNBK sesuai SOP. Mengenai SDM-nya, kami punya satu proktor dibantu tujuh teknisi,” jelas Eriani.

Soal server, karena meng-handel komputer 120 unit, maka SMK yang telah terakreditasi A itu menyiagakan tiga server utama dengan satu server cadangan.

“Kalau komputer yang dipakai ini, per sesi hanya 90 unit. Selebihnya untuk cadangan. Alhamdulillah hari pertama UNBK tidak ada kendala. Anak-anak tidak ada yang terlambat, masuk pukul 07.30 WIB untuk sesi satu, dan sesi 3 akan berakhir sampai pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Sementara di Kabupaten Musi Rawas, Ketua MKKS SMK Robianto menerangkan ada tujuh SMK yang akan mengikuti UNBK.

“Kalau jumlah siswanya 523 orang. Terdiri dari, SMKN Tugumulyo 274 siswa, SMKN Muara Beliti 35 siswa, SMK Muhammadiyah Megang Sakti 22 orang, SMKN Muara Kelingi 31 orang, SMK Kharisma Tugumulyo 27 orang, SMK Pertanian Negeri Musi Rawas 106 siswa danSMK PGRI Air Beliti 28 siswa,” jelas Robianto.

Ia memastikan, pelaksanaan UNBK kemarin lancar.

“Karena segala masalah sudah diantisipasi melalui proses simulasi yang sudah dilakukan sampai dua kali menjelang UNBK ini. Ia juga berharap kerja sama dari PLN Rayon Muara Beliti untuk menyiagakan distribusi listrik, jangan sampai terjadi pemadaman,” pintanya.(02)

Rekomendasi Berita