oleh

UMP Naik, Hanafi: “Jangan Sampai Memberatkan Perusahaan”

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Terkait adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan (Sumsel) dari Rp 2.388.000 menjadi Rp 2.595.995 atau naik 8,71 %, yang ditandatangani Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin 30 Oktober lalu, Bupati Lahat H Aswari Riva’i melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat, Ismail Hanafi mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu surat edaran.

“Untuk pelaksanaannya, kami masih menunggu Surat Edaran dari Disnakertrans Provinsi Sumsel,” terangnya, Kamis (2/10)

Mengomentari kenaikan UMP ini, menurutnya, jangan sampai besaran kenaikan memberatkan pihak manajemen perusahaan. Dan pada akhirnya, perusahaan tidak mampu membayar gaji pegawai atau karyawannya.

“Jangan sampai memberatkan perusahaan. Khawatirnya malah terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja, red) dan ujung-unjungnya pegawai atau karyawan yang di-PHK melakukan demonstrasi,” ujarnya.

Namun tetap terlepas dari pertimbangan tersebut, pihaknya akan segera melayangkan surat pemberitahuan kepada perusahaan yang ada jika Surat Edaran sudah diturunkan.

“Tinggal kesanggupan pihak perusahaan. Yang jelas, tetap kita beri surat pemberitahuan,” imbuhnya. (02)

Komentar

Rekomendasi Berita