oleh

Ujian Akhir Semester Pakai Android

LINGGAU POS ONLINE, MEGANG SAKTI – Ujian Akhir Semester (UAS) di SMP Negeri Megang Sakti agak berbeda dari sekolah pada umumnya. Selain menggunakan komputer maupun laptop, ada 180 siswa yang mengerjakan soal UAS menggunakan smartphone Android.

Menurut Kepala SMPN Megang Sakti, Mutia Farida, Senin (4/12) peserta didik yang memiliki Android bisa memanfaatkan smartphone-nya untuk mengerjakan soal UAS.

“Awalnya mereka di try out dulu sehari untuk bisa register dan masuk dengan password. Alhamdulillah, setelah itu ternyata hari ini (kemarin,red) mereka bisa lancar mengerjakan soal UAS. Sekalipun dengan media Android,” jelas Mutia Farida.

Jawaban 50 soal yang telah dikerjakan peserta didik ini langsung tersimpan di server. Ketika siswa ingin me-review jawaban bisa. Hanya saja, satu smartphone dipakai satu anak saja (pemilik). Dan tidak bisa dipinjamkan. Bagi siswa-siswi yang tidak punya smartphone Android, diperkenankan UAS menggunakan laptop dan komputer sekolah, berjumlah 120 unit.

“Bedanya, kalau dengan smartphone dan komputer ini, siswa-siswi dihadapkan dengan soal pilihan ganda semua, jumlahnya 50. Namun ketika memakai kertas, 50 soal termasuk ada soal esai. Waktu pengerjaannya sama, 90 menit per mata pelajaran. Yang di UAS kan ini ada 10 mata pelajaran,” imbuh Mutia.

Peserta UAS Semester Gasal ini sekitar 700 peserta didik. Terdiri dari siswa-siswi kelas VII, VIII dan IX.

Per hari, kata Mutia, dilakukan lima kali sesi UAS. Untuk hari pertama kemarin, siswa-siswi mengerjakan Soal Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.

“Kalau dengan sistem Computer Based Test (CBT) ini UAS berlangsung sampai sembilan hari. Namun guru tidak lagi dibebankan tugas mengoreksi. Karena hasil pengerjaan soal UAS sudah terekam di lima server yang ada. Guru tinggal mengalkulasikan dengan karakter siswa saja, juga nilai keseharian. Sementara kalau pakai sistem kertas, guru masih harus mengoreksi. Sekalipun waktunya memang jauh lebih pendek, maksimal satu minggu. Namun kami memilih sistem CBT karena siswa bisa makin percaya diri dengan kemampuannya,” jelas Mutia.

Karena dalam UAS ini, soal antara satu siswa dengan yang lain beda. Sudah teracak secara otomatis. Sehingga tidak ada peluang anak-anak untuk saling tanya ataupun menyontek. Mereka benar-benar dibuat fokus dengan soal yang ada di Android maupun komputer mereka. Sehingga di sinilah, SMPN Megang Sakti melatih penerapan nilai kepercayadirian dan kejujuran masing-masing siswa.

“Karena kejujuran ini yang terpenting,” imbuhnya.

Mengenai nilai rapor semester gasal ini, tambah Mutia, tidak tergantung pada nilai UAS saja, namun dikalkukasikan dengan nilai ulangan harian dan sikap (karakter).

“Sebenarnya ini (CBT,red) juga hasil inovasi dari guru kami. Namun memang untuk UN mendatang, belum bisa menggunakan Android. Jadi saat UN wajib berbasis komputer. Agar terkoneksi dengan soal-soal secara nasional,” imbuhnya. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita