oleh

Uang Hilang Malah Jadi Tersangka

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Karena kesal kehilangan uang Rp 800.000 saat Nonton Bersama (Nobar) piala dunia, AT (33) aniaya Randi Irawan (29) dengan Senjata Tajam (Sajam) berupa pisau. Akibatnya, warga RT 05 Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menderita gores dan lembam lengan tangan kiri.

Karena tidak terima dengan perbuatan AT tersebut, korban Randi Irawan, melapor ke Polsek Muara Rupit. Minggu (22/7) tersangka AT diringkus petugas dan diangkut ke Mapolsek Muara Rupit untuk diperiksa guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Rupit, Yulfikri membenarkan pihaknya telah menangkap AT Minggu (22/7) sekitar pukul 19.00 WIB di rumahnya, tanpa perlawanan.

“Kepada petugas penyidik AT mengakui perbuatannya menganiaya Randi Irawan. Tetapi AT mengaku lupa meletakkan pisau yang diduga digunakannya saat menganiaya korban,” jelas Yulfikri.

Tindakan AT warga RT 02 Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit ini, berawal dari ia Nobar piala dunia di rumah Ika, di RT 14 RW 01 Kelurahan Muara Rupit, Sabtu (14/7).

Asyik nonton, sekitar pukul 22.00 WIB, AT merasa kehilangan uang Rp 800 ribu, di dalam saku celana. Lalu AT menanyakan kepada semua orang yang ada di situ. Lalu AT mengambil sebilah pisau di rumahnya, dan kembali lagi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), sambil marah-marah dan menantang semua orang yang sedang Nobar di situ, serta merta berteriak “Siapo yang berani disiko?” (siapa yang berani di sini, red).

Mendengar perkataan tersebut, semua orang di TKP mengalikan perhatiannya kepada AT. Selanjutnya AT mendekati korban dan langsung menyerangnya menggunakan Sajam yang di tangan kanannya.

Akhirnya terjadilah perkelahian, sehingga korban mengalami luka gores dan lebam di lengan tangan kiri karena menangkis tikaman AT ke arah tubuhnya. Setelah dilerai warga, AT meninggalkan TKP, dan korban dibawa ke Puskesmas Rupit untuk penanganan medis.(12)

Rekomendasi Berita