oleh

Turunkan Angka Pernikahan Dini

LINGGAU POS ONLINE – Guna meningkatkan pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan serta menurunkan angka perkawinan bawah umur 20 tahun, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memberikan sosialisasi peningkatan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Tidak hanya itu, dilakukan juga kegiatan Advokasi dan  Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang dilaksanakan di Aula Siti Rahma Sederhana Rupit, Rabu (21/8).

Sosialisasi peningkatan kesehatan reproduksi bagi remaja ini dibuka secara resmi oleh Kepala DPPKB Kabupaten Muratara, Mahendra dan diikuti ratusan pelajar tingkat SMA.

Kepala DPPKB Kabupaten Muratara, Mahendra mengungkapkan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Sebab ada tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja seperti HIV/AIDS, Napza dan free seks serta meningkatkan keterampilan hidup (life skill).

“Tujuannya menurunkan angka perkawinan bawah usia 20 tahun, menanamkan pentingnya 8 fungsi keluarga, pengenalan mengenai sistem, proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) serta pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual,” ungkapnya.

Sosialisasi ini juga digelar untuk memberikan ruang berkumpul meningkatkan pengetahuan dan wawasan seluas-luasnya. Dengan harapan, peserta dapat mengambil sesuatu yang positif dan menghindari dari hal-hal yang negatif, serta dapat tumbuh menjadi generasi hebat yaitu generasi yang berilmu dan berakhlak.

“Diharapkan remaja bisa menjaga kesehatan reproduksinya. Remaja memiliki life skill dalam menghadapi tantangan hidup di era global ini serta terwujudnya remaja sehat, cerdas dan berencana,” harapnya.

Dijelaskannya pernikahan dini itu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, selain itu, bisa mengancam keselamatan ibu.

“Sangat tidak bagus jika menikah masih bawah umur,” tegasnya. (fji)

Rekomendasi Berita