oleh

Tunggu Paslon Perseorangan

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Sabtu (25/11) menjadi hari pertama penyerahan berkas bakal Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, 2018 dari jalur perseorangan.

Hasil pantauan di lapangan hari pertama ini terlihat sepi. Meja penerimaan berkas bakal Pasangan Calon (Paslon) perseorangan di KPU Kota Lubuklinggau sejak pukul 08.00 WIB-16.00 WIB, saat itu tampak belum ada kegiatan. Meski demikian, petugas KPU terlihat telah siap siaga, termasuk Ketua KPU Lubuklinggau, Efriadi Suhendri, Divisi SDM KPU Lubuklinggau, Debi Arianto, Divisi Hukum KPU Lubuklinggau, Lukman Hakim serta Kasubag Teknis KPU Lubuklinggau, Hironimus Emil Mbeko.

Untuk diketahui, jadwal penerimaan berkas bakal Paslon perseorangan pilkada Lubuklinggau 2018 diagendakan mulai Jumat 22 – 29 November 2017 mendatang.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengatakan, hari pertama memang sepi, namun pihaknya sudah menerima konfirmasi dari satu bakal Paslon perseorangan yang akan menyerahkan berkas dukungan mereka dalam rentang waktu tersebut. Dan telah siap menyerahkan berkas-berkas dukungan.

“Ada satu bakal Paslon yang akan menyerahkan berkas dukungan mereka, karena penghubung mereka sudah meminta username dan password untuk memasukkan data dukungan ke Silon (sistem informasi pencalonan, red),” kata Eef, Sabtu (25/11).

Adapun bakal Paslon yang diperkirakan akan menyerahkan dukungan ke KPU yaitu H Toyeb Rakembang-Sofian.

Diakui Eef, pada masa penyerahan dukungan tersebut pihaknya akan bekerja secara waktu kerja normal yakni mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB, terkecuali di akhir masa penyerahan berkas yaitu pada hari Rabu (29/11) KPU Lubuklinggau akan buka sampai pukul 24.00 WIB.

Menurut Divisi SDM KPU Lubuklinggau, Debi Arianto  untuk melayani penyerahan berkas dukungan tersebut, pihaknya telah menyiagakan sebanyak 12 petugas KPU. Mereka membantu KPU Lubuklinggau dalam menyelaraskan data dukungan nanti yang disyaratkan sebayak 15.470 dukungan atau KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket).

Jika hasilnya memenuhi syarat maka masuk pada verifikasi faktual alias turun ke lapangan. Sebaliknya, jika bakal Paslon tersebut tidak memenuhi ketentuan, KPU akan mengembalikan berkas-berkas mereka untuk dipenuhi hingga tanggal 29 November.

“Tentu harapan kami bakal pasangan calon harus menyajikan kualitas data dukungan yang rapi,” katanya.

Kemudian, dilanjutkan Divisi Hukum KPU Lubuklinggau, Lukman Hakim proses penyerahan dukungan bakal Paslon dari jalur perseorangan atau independen diawali dengan meminta user name dan password Silon (Sistem Informasi Pasangan Calon).

Setelah mempunyai user name dan password, bakal Paslon harus mengunggah bukti-bukti dukungan berupa data KTP-El atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan setempat.

“Setelah soft copy diunggah melalui Silon, bakal pasangan calon perseorangan mendatangi KPU untuk menyerahkan hard copy berkas bukti dukungan,”katanya.

Pengunggahan soft copy bukti dukungan pasangan calon perseorangan, kata Eef, ditujukan untuk mencegah adanya dukungan ganda, baik dalam satu pasangan maupun berlainan pasangan.

“Jika ada dukungan ganda, akan langsung terdeteksi oleh sistem, baik internal maupun eksternal kalau ada Paslon independen lain,” jelasnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita