oleh

Tunggakan Pelanggan PLN Rp 1,4 Miliar

Selama Satu Bulan

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Pelanggan pengguna Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayoan Lembayung Area Lahat masih banyak mengalami tunggakan pembayaran listrik.

Terbukti, sekitar Rp 1,4 miliar tunggakan selama sebulan dengan tagihan lebih kurang Rp 10 miliar di wilayah area Lahat.

Manager Rayon Lembayung Area Lahat, Yodha Bakhtiaradi Ibrahim mengatakan bahwa memang untuk tagihan di area Lahat masih banyak tunggakan selama sebulan berkisaran Rp 1,4 miliar tunggakan pelanggan.

Dari 48.000 pelanggan yang sering menunggak berkisar sekitar 4.000 pelanggan diare Lahat.

“Sedangkan, untuk tagihan berkisar Rp 10 miliar. Itu tagihan setiap bulan yang harus dibayar oleh pelanggan listrik ke kantor,” kata Yodha Bakhtiaradi Ibrahim, Selasa (30/1).

Yodha sapaannya menjelaskan, tunggakan pelanggan rata-rata lantaran pelanggan lalai membayar menunggu selama tiga bulan baru akan dilakukan pembayaran.

Padahal sudah jelas, setiap bulan apabila lambat membayar maka akan dikenakan denda dan menjadi tunggakan.

“Selain itu, juga dipengaruhi kondisi ekonomi mayoritas masyarakat Lahat faktor ekonominya dari karet dan sawit, namun saat ini harga karet dan sawit turun, jadi berpengaruh dari pembayaran listrik,” jelas Yodha.

Lebih lanjut, Manager ini menjelaskan, mengenai mekanisme pelanggan yang mengalami penunggakan maka pihak PLN tidak melakukan tindakan tegas seperti mencabut meteran serta kerjasama dengan pihak kepolisian.

“Hanya, saja dilakukan pemutusan sementara, hingga pelanggan melakukan pembayaran berikut dengan denda yang dikenakan,” ucapnya.

Yodha menambahkan, memang untuk pelanggan PLN di area Lahat yang menggunakan listrik prabayar masih sedikit berkisar 25 % masih banyak menggunakan listrik tagihan per bulan.

“Maka dari itu, kedepannya akan melakukan sosialisasi mengenai listrik prabayar guna menanggulangi tunggakan dilakukan pelanggan,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita