oleh

Tujuh Orang Mualaf

MUSI RAWAS – Sedikitnya tujuh orang di Kecamatan Tugumulyo memutuskan untuk menjadi mualaf, data itu selama 2018. Hal itu disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Tugumulyo, H Herman Jaya kepada koran ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/1).

Diketahui, 2017 lalu enam orang yang memeluk Agama Islam sedangkan 2018 satu orang. Tidak ada paksaan kepada masyarakat untuk memeluk agama Islam, KUA sifatnya hanya memfasilitasi masyarakat yang akan memeluk agama Islam, sekaligus menjalankan tugas selaku Kepala KUA.

“Sebelum mengucap dua kalimat syahadat, kita bertanya dulu bahwa tidak dalam paksaan dari pihak manapun untuk memutuskan menjadi mualaf,” kata Herman Jaya.

Untuk itu ia sebagai perpanjangan tangan Kementerian Agama (Kemenag) ditingkat kecamatan, yang siap memberikan pelayanan publik dan konsultasi keagamaan. Salah satunya, membimbing umat yang akan hijrah ke agama Islam.

“Alhamdulillah ia mendapat hidayah dan petunjuk Allah SWT, hingga akhirnya ia dengan niat tulus dan ikhlas untuk hijrah ke Agama Islam,” ucap pria tinggi ini.

Herman Jaya berpesan, agar seluruh mualaf dapat mempelajari dan mengamalkan agama Islam. Yakni dengan pengenalan aqidah Islam, serta belajari tata cara peribadatan dalam Islam.

Sembiring (40) warga Kecamatan Tugumulyo yang menjadi mualaf mengatakan, alasannya memeluk Islam yaitu murni atas keinginan pribadi. Tidak ada paksaan, bahkan sehari-hari ia bergaul dengan orang-orang Islam.

“Niat sendiri tidak ada paksaan, walaupun baru sekarang dapat Hidayah, ya Alhamdulillah,” kata Sembiring. (dlt)

Rekomendasi Berita