oleh

Tuan Rumah Waspadai Kecepatan Tim Tamu

MANCHESTER  – Laga ke-22 Liga Premier Inggris akan mempertemukan Chelsea dengan Wolverhampton di Etihad Stadium, Selasa (15/1) dini hari. Tuan rumah yang kini mengisi posisi kedua klasemen sementara itu akan dihadapkan pada Wolves yang masih betah bertengger di posisi ke sepuluh.

Laga yang mempertemukan klub papan atas dan papan tengah ini, akan sangat penting bagi juara Liga Premier musim lalu itu, untuk menjaga jaraknya dengan Liverpool, yang saat ini berada tujuh poin di atas Manchester Biru.

Dan jika bicara data, anak asuh Pep Guardiola itu berada di posisi yang lebih diunggulkan dibandingkan tim tamu. The Citizens tercatat mampu memenangkan empat laga terakhir mereka di semua kompetisi yang mereka lalui, dengan torehan gol fantastis, yaitu 21 gol.

Histori kedua tim juga mencatat bahwa City mampu meraih lima kemenangan dari enam laga kandang mereka melawan Wolverhampton. City juga tercatat tak terkalahkan dalam 34 laga kandang terakhir mereka melawan tim promosi, sejak dikalahkan Reading pada Februari 2007.

Akan tetapi, hal itu bukan berarti Sergio Aguero, Raheem Sterling dan kawan-kawan, akan dapat dengan mudah menyudahi laga ini dengan kemenangan.

Pasalnya, Wolves tercatat mampu bermain impresif kala meladeni tim-tim kelas atas, baik di Premier League juga di Piala FA. Conor Coady dan rekan-rekan tercatat mampu mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 akhir Desember lalu, dan menyingkirkan Liverpool dari Piala FA, beberapa waktu lalu.

Menyadari kondisi ini, manajer Manchester City, Pep Guardiola bahkan mengaku tidak akan bertindak gegabah, dalam menghadapi tim promosi divisi kedua Liga Inggris, besutan manajer asal Portugal, Nuno Esprito Santo.

Secara fisik, mereka (pemain Wolves) sangat kuat, mampu berlari cepat saat melakukan serangan balik. Mereka juga mampu bertahan dengan baik, dan mengendalikan banyak area di lapangan, jelas Guardiola di Sky Sports.

Sebab itulah, mengapa mereka mampu bersaing dengan baik (duduk di papan tengah meski tim promosi) di Liga Premier, tambah manajer berkepala plotos kelahiran Spanyol 47 tahun lalu itu, memuji tim lawan.(ruf/fin/wsa)

Rekomendasi Berita