oleh

Tua Muda, Suka Kopi Pak Indra

LINGGAUPOS.CO.ID – Kopi Pak Indra ialah usaha kopi asli Robusta Empat Lawang yang dijalankan oleh Indra dari Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang.

Baru berjalan sejak Januari 2021, slogan Kopi Pak Indra ‘Kopiku Boleh Pahit, Karena yang Manis Cuma Senyuman Kamu’ ini sudah diminati oleh banyak orang.

Anak-anak, tua, muda semua suka Kopi Pak Indra. Terbukti, dalam waktu sesingkat itu, Kopi Pak Indra sudah melanglang buana ke seberang Pulau Sumatera.

“Alhamdulillah kopi Empat Lawang sudah dipasarkan ke Muara enim, Organ Ilir, Banyu Asin, Bantul (Yogyakarta), jember (Jawa Timur), Bengkulu, Palembang dan Jakarta,” kata Indra, owner Kopi Pak Indra.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari usaha Indra yang gencar melakukan promosi baik dari sosial media ataupun dari mulut ke mulut menawarkan secara langsung, meminta bantuan kepada pemuda Empat Lawang yang kuliah dan sekolah di luar daerah, dan datang ke kantor pemerintahan sekaligus meminta masukan.

Serta harga jual Kopi Pak Indra yang terbilang murah, untuk Ekonomis harganya Rp 20 ribu/250 gram, untuk Premium harganya Rp 30 ribu/250 gram. Setiap harinya Indra berhasil menjual Kopi Pak Indra sebanyak 1-3 kg.

“Inya Allah sebentar lagi hadir 150 gram Premium,” ujar Indra.

Ia menambahkan, Kopi Pak Indra ingin menjadi kebanggaan petani Empat Lawang, selain jualan kopi sekaligus memperkenalkan daerah.

“Apalagi pemuda Empat lawang sudah mulai banyak yang merantau, ketika mereka membawa Kopi Pak Indra ke luar daerah dan dengan bangga memperkenalkan Kopi Robusta Empat Lawang karena kopi kualitas premium dan juga sudah dikemas sangat menarik, itu artinya mereka sudah memperkenalkan salah satu kekayaan Empat Lawang,” tambahnya.

Diceritakan oleh Indra, tujuan dari ia membuka usaha Kopi Pak Indra yakni untuk membranding Kopi Robusta Empat Lawang dan memperkenalkan Kopi Robusta Empat Lawang ke Suluruh Indonesia

“Sebuah kebanggaan Ketika kopi yang dipetik petani kita bisa dicicip orang luar dan mendapatkan pengakuan” ucapnya.

Indra menuturkan Kopi Empat Lawang kurang dikenal salah satu alasannya ialah kopi Empat Lawang banyak dijual dalam bentuk mentah dan dikirim ke Lampung.

“Kita bersyukur juga sekarang mulai anak anak muda dengan semangat memperkenalkan Kopi Robusta Empat Lawang dalam bentuk produk kemasan misalnya Balbara Coffe, Pat Lawang Kopi dan kopi Emas Empat Lawang, serta mulai memberanikan membuat caffe seperti Pesona Kopi Empat Lawang, Grobak Kopi Lintang dan N’TWO. Kopi Pak Indra ingin ikut hadir membersamai dan berjuang juga memperkenalkan kopi Robusta Empat Lawang,” tutur Indra.

Ia berharap, nanti ketika Kopi Pak Indra sudah dikenal luas, pemuda Empat Lawang bisa membeli biji kopi petani dengan harga yang lebih tinggi sekaligus melakukan pembinaan tetang pemeliharaan, pemanenan dan pengolahan pasca panen secara benar.

“Tidak ada lagi kopi kita di petik pelangi. Secara tidak langsung kopi kita bakal meningkat kualitasnya dan orang semakin banyak tertarik dengan Kopi Robusta Empat Lawang. Efek paling penting masyarakat kita bakal naik pendapatan ekonominya dan petani makin sejahtera. Ini memang tidak mudah tetapi kami mengajak pemuda-pemuda Empat lawang mari kita branding Kopi Empat Lawang bersama-samaa kalau bisa setiap desa punya brand masing-masing. Dengan begitu semakin banyak juga yang baik secara langsung, media sosial ataupun dari mulut ke mulut,” tutup Indra. (*)

Rekomendasi Berita