oleh

TPS Ilegal Marak

LUBUKLINGGAU – Sampah kembali menumpuk di belakang eks Gedung DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), tepatnya di Jalan Pembangunan, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Lokasi tersebut saat ini dijadikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ilegal oleh sekelompok warga, padahal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lubuklinggau sudah menyediakan TPS dilengkapi kontainer di belakang Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Lubuklinggau.

Sebelumnya, pihak Kecamatan Lubuklinggau Timur I, bersama Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pendapatan Sumatera Selatan (Sumsel) Kota Lubuklinggau sudah membersihkan lokasi terebut. Bahkan dipasang spanduk pemberitahuan dilarang buang sampah, namun tidak diindahkan warga.

Kepala DLH Kota Lubuklinggau, Herdawan mengakui ada puluhan TPS liar di Kota Lubuklinggau. Hal ini disebabkan minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah di TPS yang sudah disediakan.

“Yang membuang sampah di TPS ilegal itu justru bukan warga sekitar, banyak warga dari RT atau kelurahan lain membawa sampah pakai motor melihat ada tumpukan sampah tanpa rasa bersalah langsung saja buang ke sana. Padahal kami sudah menyediakan puluhan TPS yang dilengkapi kontainer,” ungkap Herdawan.

Menurut Herdawan, DKP Kota Lubuklinggau belasan armada pengangkut sampah, dengan lebih kurang 250 SDM. Pengambilan sampah di sepanjang jalan protokol dan TPS di lakukan pagi hari. Bahkan ada juga TPS yang diambil dua kali sehari, salah satunya di lingkungan Pasar Bukit Sulap (PBS).

Herdawan mengimbau warga untuk membuang sampah di TPS yang telah disediakan oleh DLH, patuhi jadwal pembuangan yaitu pagi hari. Ia juga meminta pedagang buah musiman untuk membuang sampah di dalam kontainer, jangan di luar kontainer mengingat sulit untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). (nia)

Rekomendasi Berita