oleh

TP PKK Muratara Terima Bimtek Sehari Oleh Diskominfo

Awasi anak-anak dari penggunaan internet yang tidak bermanfaat bahkan merusak anak-anak

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Guna tingkatkan SDM pengurus TP PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Dinas Komunikasi dan Informatika adakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) sistem informasi management TP.PKK Kabupaten Muratara.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), H Abdullah Makcik, saat membuka Bimtek yang dilaksanakan selama hari diikuti oleh pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Muratara, bertempat di Hotel 929 Kota Lubuklinggau, Kamis (30/9).

Sekda mengapresiasi Diskominfo atas upaya dalam memingkatkan kapasitas dan pengetahuan ibu-ibu PKK.

Sekda mengatakan, Apapun bentuknya teknologi berguna dalam memberikan informasi kepada kita. Permasalahan kita bagaimana memanfaatkan internet dengan bijak, hati-hati dan dengan hati.

“Melalui internet dapat memperkenalkan hasil produk dan kreatifitas PKK sehingga meningkatkan peran dan perekonomian ibu-ibu PKK,”kata dia.

Sekda juga berpesan kepada orang tua untuk membatasi anak-anak kita jangan lebih dua jam menggunakan Hanphone atau komputer internet. Karena merusak kesehatan anak.

Kepala Diskominfo Kabupaten Muratara, Al Azhar dalam sambutannya menyampaikan kegiatan yang bertemakan sistem informasi manajemen PKK ini dengan tujuan selain meningkatkan sumber daya dan pengetahuan ibu-ibu PKK kegiatan juga diharapkan mampu mempermudah dalam informasi yang digunakan perencanaan, pengawasan, pengendalian, pengevaluasian dan perbaikan berkelanjutan.

“Kita juga berharap melalui kegiatan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas data yang terjadi, akurat dan tepat waktu,”sampai Al Azhar.

Ketua TP.PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif dalam arahan sekaligus materinya yakni mengajak ibu-ibu dapat mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam dunia maya.

Sebagaimana judul materi yakni peran perempuan dalam era digital.”Di Indonesia perempuan sudah setara dengan kaum adam, atau kesetaraan gender,”sebutnya.

Menurutnya, kendati menjadi wanita karir atau pekerja, namun dasar utama menjadi ibu dan istri yang bertugas menjaga keluarga.
Mengurus anak-anak dan suami.

Saat ini penggunaan internet melalui handphone sangat bebas, untuk itu diharapkan kepada ibu-ibu selaku orang tua memperhatikan dan mengawasi bila perlu membatasi atau membentengi anak-anaknya dalam pengguaan Hp.

“Silahkan anak-anak kita menggunakan hp untuk mendapatkan informasi, tapi harus diawasi dan dibentengi jangan sampai kebablasan sehingga merusak anak,”kat dia.

“Bagi ibu-ibu yang aktif berpolitik, atau ikut menjadi calon berpolitik, boleh mendukung atau berkampanye tapi tidak boleh mengatasnamakan TP.PKK, kalau ada laporkan,”Ingat Lia Mustika Syarif.

Dia juga berpesan kepada ibu-ibu TP PKK saat ini banyak yang mendadak menjadi Superman karen menjadi Calon legislatif agar mendapatkan dukungan.

Bertindak selaku narasumber Konsultan Simstim Informasi Manajemem PKK Provinsi A.Haidar Mirza dan Ahmad Sazili.(asd)

Rekomendasi Berita