oleh

Tolak Joget Dengan Biduan, Sumardi Dipukuli

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Joko Santoso alias Tuso (37) warga Dusun 4, Desa H Wukirsari, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas berurusan dengan aparat penegak hukum.

Tersangka diringkus sekitar pukul 20.45 WIB, Jumat (12/1), ditangkap anggota karena dilaporkan temannya Sumardi.

Joko dituding telah menganiaya Sumardi, gara-gara biduan organ tunggal. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Joko diamankan di sel tahanan Polsek Tugumulyo.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersangka Joko berdasarkan LP/B-02/I/2018/SUMSEL/Res.Mura/Sek.Tgm tanggal 12 Januari 2018, di mana tersangka telah melakukan penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 351 KUHP.

“Tersangka ditangkap sedang berada di rumahnya. Tersangka kooperatif dan selanjutnya kami bawa ke Polsek Tugumulyo untuk proses lebih lanjut. Saat dilakukan pemeriksaan awal yakni diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya,” kata Dedi Purma Jaya, Sabtu (13/1)

Dedi sapaan Dedi Purma Jaya menjelaskan, kejadian berawal saat keduanya menghadiri pesta organ tunggal di Desa Wukirsari. Pada saat itu tersangka Joko berinisiatif menarik seorang biduan untuk berjoget dengan korban Sumardi.

Korban menolak berjoget dengan biduan ‘pemberian’ tersangka. Korban malu karena saat itu anak korban masih berada di lokasi pesta. Lantaran ‘niat baik’ ini ditolak korban, giliran tersangka Joko yang merasa malu. Joko tidak berhasil membuat korban berjoget dengan biduan.

Tersangka Joko langsung ngoceh-ngoceh dan marah yang kemudian menarik rambut dan mendorong tubuh korban. Melihat kegaduhan ini, warga yang berada sekitar kedua karib itu segera melerai. Korban kemudian pulang, meninggalkan lokasi pesta.

“Penganiayaan itu ternyata tidak sampai di situ. Sore harinya, sekitar pukul 18.30 WIB di pinggir jalan depan counter handphone VITO Desa Wukirsari, korban dipanggil tersangka. Tersangka menanyakan maksud korban yang tidak mau berjoget dengan biduan ‘pemberiannya’ itu,” jelas kapolsek.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, korban merasa malu dengan anak korban yang masih berada di lokasi pesta. Jawaban korban ternyata masih belum bisa memuaskan hati tersangka.

Tanpa ‘babibu’, tersangka memukul kepala korban hingga jatuh dan tersungkur dari atas motor yang dikendarainya. Korban lalu berdiri, menyalakan kendaraannya menuju Mapolsek Tugumulyo melaporkan perbuatan tersangka.

“Korban melapokan peristiwa penganiayaan itu ke Polsek Tugumulyo. Korban menderita luka robek pada pelipis kanan. Saat ini tersangka diamankan di sel tahanan Polsek Tugumulyo guna dilakukan penyidikan lebih lanjutm,” tutup kapolsek.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita