Tolak Beri Jatah, Jukir Wanita Dibunuh

LINGGAUPOS.CO.ID- Polisi menangkap DPO pelaku pembunuhan terhadap seorang juru parkir (Jukir) wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah di area parkir salah satu restoran siap saji di Jl Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I, Palembang pada 2017 silam.

Kedua kaki tersangka Ifriadi alias Adi (30), warga Jl Demang V, RT 53/15, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I, Palembang, terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur dengan cara melompat dari atas rumah bedeng tempat persembunyiannya di kawasan Jl Kancil Putih.

Tersangka juga dan melakukan perlawanan dengan mengancam polisi menggunakan pisau saat akan ditangkap Tim Joker Unit Reskrim Polsekta IB I Palembang, Senin (31/5) malam.

“Hampir 5 tahun menjadi DPO kasus pengeroyokan hingga korban yang bernama Asnah (45), meninggal dunia. Tersangka beraksi bersama dua orang rekannya yang kini masih DPO,” terang Kapolsekta IB I Palembang Kompol Roy A Tambunan SP, SIK, didampingi Kanit Reskrim Iptu Arlan SH MH, saat dikonfirmasi, Senin (31/5) malam.

Kapolsekta Roy menyebut tersangka Adi ini terbilang licin karena selalu berpindah-pindah tempat persembunyiannya.

“Saat digrebek personil kami, tersangka selalu pindah-pindah. Kadang-kadang di Palembang kadang juga keluar Palembang. Jadi saat dilakukan penyelidikan tersangka selalu tidak ada di tempat,” terang Roy.

Roy menjelaskan, kejadian yang tejadi pada 28 Januari 2017 sekitar pukul 00/10 WIB ini, bermula saat tersangka Adi dan dua orang temannya Febri dan Aji (Keduanya DPO) meminta uang jatah parkir sebesar Rp20 ribu namun tidak diberikan korban.

“Karena tidak senang, akhirnya tersangka Adi langsung menusuk dadan korban menggunakan obeng. Setelah kejadian, tersangka dan kedua rekannya langsung kabur menggunakan sepeda motor,” ungkap Roy

Korban yang bersimbah darah sempat ditolong warga setempat dan dibawa ke RS Siti Khadijah namun ternyata nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

“Tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan setelah kita lakukan perawatan di RS Bhayangkara M Hasan Palembang karena luka tembak,” tutup Roy.(sumeks.co)

Rekomendasi Berita