oleh

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Melalui ‘Lapor!SP4N’

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani foto bersama dengan perwakilan Diskominfo Sumatera
Selatan (Sumsel) sekaligus narasumber dari GIZ, Kurniawan, Kepala OPD serta Camat yang ada di
lingkungan Pemkot Lubuklinggau dalam kegiatan Sosialisasi Percepatan Keterbukaan ‘Lapor!SP4N’
Kota Lubuklinggau di Op Room Dayang Torek, komplek perkantoran Walikota Lubuklinggau, Jalan
Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Senin (28/5).

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau memiliki cara tersendiri untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan informatika.

Salah satunya melalui Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat! Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (Lapor!SP4N). Senin (28/5) Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani membuka sosialisasi percepatan keterbukaan Lapor!SP4N.

Kegiatan ini diadakan di Op Room Dayang Torek, komplek perkantoran Walikota Lubuklinggau, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Dihadiri, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj Aminah, Narasumber dari Organisasi Gabungan Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman atau GIZ, Kurniawan, Kepala Diskominfo Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi, Kepala OPD lingkungan Pemkot Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, H Rahman Sani menyampaikan dengan aplikasi Lapor!SP4N ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik di Kota Lubuklinggau.

“Sebenarnya mengenai pengaduan dari masyarakat, kita sudah ada aplikasi WhatsApp (WA) yang langsung terhubung ke walikota langsung. Tentunya, harapan kita aplikasi yang terintegrasi ke pusat seperti ini dapat memberikan pelayanan terbaik serta keterbukaan bagi masyarakat,” ungkap Rahman Sani

Rahman Sani menambahkan, hal tersebut sangat penting apalagi bagi instansi pelayanan langsung kepada masyarakat. Sebab, dapat meningkatkan pelayanan dari waktu ke waktu menjadi lebih baik.

“Bagi kita ini sangat perlu. Hal ini penting, karena menyangkut pelayanan publik, agar kita lebih baik dalam melaksanakan kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Kurniawan, dari GIZ mengatakan bahwa pelayanan terbaik muncul dari banyaknya inovasi baru. Kemudian peningkatan partisipasi publik, karena dalam pelayanan publik adalah melibatkan masyarakat secara aktif dan mereka (masyarakat) sebagai penerima pelayanan publik itu.

“Dan salah satu pintu masuknya adalah Lapor!SP4N,” kata Kurniawan.

Lanjutnya, Apakah pelayanan pengaduan yang ada tidak cukup?

Kurniawan menjelaskan bahwa setiap OPD pelayanan publik tentu sudah ada pelayanan pengaduan tersendiri dan mekanisme pengaduan sendiri sudah sangat banyak.

“Di Lubuklinggau, seperti diungkapkan Sekda, sudah ada lapor melalui WA yang langsung terhubung ke Walikota, nah seperti Lapor!SP4N ini adalah memperkuat adanya mekanisme pengaduan yang sudah ada. Karena banyaknya mekanisme pengaduan yang sudah ada akan diintegrasikan satu sama lain, yakni dengan adanya aplikasi yang dibuat untuk menyatukannya atau bisa menampung semua pengaduan yang ada dan terintegrasi ke dalamnya,” ungkapnya.(CW01).

Rekomendasi Berita