oleh

Timsel KPU Seleksi Berkas dengan Sistem Skor

LINGGAU POS ONLINE, PALEMBANG – Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPU Kabupaten/Kota wilayah II, Dr Qodariyah Barkah menegaskan, pihaknya sudah menerima berkas dari 24 orang peserta seleksi Komisioner KPU wilayah II. Karena pendaftaran, akan ditutup pada 11 November mendatang.

Wilayah II dijelaskannya, meliputi Kabupaten OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Muratara dan Kota Lubuklinggau.

Menurut Qodariyah, nantinya peserta yang sudah mendaftar akan mengikuti seleksi administrasi, maksimal jumlah peserta yang lulus sebanyak 40 orang. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU No. 7 dan No. 27 Tahun 2018 tentang Seleksi Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

Bahkan, Qodariyah menjelaskan jumlah peserta yang lulus administrasi bisa kurang dari jumlah kuota yang sudah ditetapkan. Apabila berkas pendaftaran mereka tidak lengkap. Namun, bila jumlah peserta yang memenuhi kuota melebihi 40 orang, akan digunakan sistem skor, yakni 50 persen untuk pendidikan dan 50 persen lagi pengalaman organisasi.

“Untuk makalah terstruktur, penilaian langsung dari Timsel. Berkas pendaftaran bisa diantar langsung ke Sekretariat Timsel atau dikirim via pos. Tapi, bagusnya diantar langsung, karena bila ada persyaratan yang kurang bisa langsung dilengkapi,”katanya, Rabu (7/11).

Persyaratan yang harus dipenuhi para pendaftar berdasarkan Peraturan KPU No.7 Tahun 2018, Warga Negara Indonesia (WNI), berusia paling rendah 35 tahun untuk calon anggota KPU Provinsi, dan berusia paling rendah 30 tahun untuk calon anggota KPU Kabupaten/Kota.

Kemudian, setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Selanjutnya, mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil, termasuk memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, dan kepartaian.

Berpendidikan paling rendah Strata 1 (S1) untuk calon anggota KPU Provinsi, dan paling rendah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat untuk calon anggota KPU Kabupaten/Kota. Berdomisili di wilayah daerah provinsi yang bersangkutan bagi anggota KPU Provinsi, atau di wilayah daerah kabupaten/kota yang bersangkutan bagi anggota KPU Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Bagi anggota Partai Politik (Parpol) telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik paling singkat 5 tahun pada saat mendaftar sebagai calon, mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon.

Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila telah terpilih menjadi anggota KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota, yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih. Bersedia bekerja penuh waktu, yang dibuktikan dengan surat pernyataan, bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih.

Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu, tidak pernah diberhentikan tetap atas dasar putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dan belum pernah menjabat sebagai anggota KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota selama 2 kali masa jabatan yang sama. (aku)

News Feed