oleh

Tim Verifikasi Kota Sehat Nilai Cereme Taba

LINGGAU POS ONLINE – Tim verifikasi penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional, mengunjungi Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Selasa (13/08/2019).

Kunjungan Tim yang Diketuai Dewi Marlina dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), untuk melihat langsung SD Ummi dan meninjau Sekretariat Forum Kelurahan Kota Sehat di Kantor Lurah Cereme Taba.

Tim Penilai Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional selain dari Kemenkes, juga dua orang dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah  Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Taufiq Qurrahman dan Doni Mashuri .

Selama di Sekretariat Forum Kelurahan Kota Sehat di Kelurahan Cereme Taba, mereka mendapatkan penjelasanan dari pihak kelurahan dan puskesmas didampingi Lurah Cereme Taba, Zulian Decky Rosandi.

Adapun inovasi unggulan yang ditampilkan Kelurahan Cereme Taba dalam mengikuti lomba ini, Satuan  Petugas Asap Rokok Jadi Beras ( Satgas PARAS ),  melalui program prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Satgas Paras dibentuk sejak 2017. Inovasi kawasan tanpa rokok mempunyai tugas selain memberikan penyuluhan dan sosialiasasi kepada masyarakat agar tidak merokok, juga melakukan tindakan nyata.  Bagi oknum masyarakat yang kedapatan merokok bukan pada tempatnya  dikenakan denda berupa beras sebanyak 1 kg. Beras yang terkumpul hasil denda ini disalurkan  kepada yang berhak menerimanya seperti panti asuhan melalui pihak kelurahan“, ujar Lurah Cereme Taba, Zulian Decky Rosandi.

Dikatakan Decky sapaan Lurah Cereme Taba ini,  Satgas Paras ini melibatkan  10 Ketua RT yang ada di Kelurahan Cereme Taba dan masyarakat diketui oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) H Ansori Murni.

Sementara itu saat mengunjungi SD UMMI,  Tim Verifikasi untuk penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional, juga dihadiri Camat Lubuklinggau Timur II Tegi Bayuni, Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan,  lebih fokus masalah kebersihan seperti  meninjau ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Kantin dan tempat cuci tangan.

Ketua Tim Verifikasi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional, Dewi Marlina mengatakan, mereka melakukan verifikasi apa yang telah disampai Kota Lubuklinggau ke pusat.

“Jadi kami sebagai tim penilai untuk kabupaten/kota sehat ini mencari klarifikasi data sesuai dengan dokumen yang telah disampaikan. Kalau memang nantinya cocok baru kami sampaikan lagi ke pusat, apakah bisa dikatagorikan kota sehat sesuai dengan tingkatannya. Sebab tidak semua kota sehat itu meliputi semua wilayah. Di Kelurahan Cereme Taba ini kami melihat beberapa kegiatan sesuai dengan indikator yang diinginkan,” ujarnya. (*)

Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita