oleh

Tim Ramah Berarti Lapor ke Bawaslu Musi Rawas

LINGGAUPOS.CO.ID – Terindikasi tidak netral salah seorang perangkat desa di salah satu Kecamatan dalam Kabupaten Musi Rawas dilaporkan oleh Tim Advokasi Paslon 1 Hj Ratna Machmud Amin dan Hj Suwarti (Ramah Berarti) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas.

Tim Advokasi Paslon 1 mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa salah seorang perangkat desa di salah satu kecamatan dalam Kabupaten Musi Rawas diduga tidak netral.

“Sudah kami laporkan, namun menyangkut siapa dan dari kecamatan apa belum dapat kami ungkapkan, karena masih dalam kajian oleh Bawaslu Kabupaten Musi Rawas,” ujar M. Hidayat SH MH, Tim Advokasi Ramah Berarti, Jumat (25/9/2020).

Hidayat yang langsung mendampingi pelapor ke Bawaslu menambahkan laporan dugaan ketidaknetralan perangkat desa itu diterima oleh Komisioner Bawaslu Mura Khoirul Anwar SPi, dan telah diregister penerimaan laporan dengan Nomor : 005/LP/PB/Kab/06.10/IX/2020, pada Jumat 25 September 2020 Pukul 16.50 WIB.

“Kami kembali mengingatkan kepada seluruh ASN, Kepala Desa, perangkat desa agar bersikap netral dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Musi Rawas Tahun 2020. Terlebih, tanggal 26 September merupakan tahapan awal kampanye, maka segala ketentuan pidana terkait pelanggaran kampanye ini sudah berlaku,” tegasnya. (*)

Rekomendasi Berita