oleh

Tiga Pencuri Sawit Dibekuk, Satu Kabur

LINGGAU POS ONLINE, KARANG DAPO – Tiga dari empat pencuri bibit sawit milik PT Agro Muara Rupit (AMR) diringkus. Mereka ditangkap polisi Mapolsek Karang Dapo sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (31/3).

Tiga tersangka ini mendekam di balik jeruji Mapolsek Karang Dapo itu berinisial, HD (32) warga Desa Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, SB (37) warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Rawas Ilir dan ES (16) masih berstatus pelajar, warga Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sementara AD berhasil kabur saat akan diringkus jadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pencurian dilakukan para pelaku terjadi Sabtu (31/03) sekitar pukul 15.00 WIB di lokasi divisi 1 PT AMR Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara.

Hilangnya bibit sawit pertama kali diketahui petugas keamanan yang sedang melaksanakan patroli dan menemukan bibit sawit tidak berada lagi di tempatnya.

Kemudian petugas keamanan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas keamanan melihat ada bibit sawit berceceran. Setelah diikuti ternyata ceceran bibit sawit tersebut mengarah ke salah satu pondok tidak jauh dari lokasi hilangnya bibit sawit.

Selanjutnya petugas keamanan memeriksa pondok dan menjumpai tiga tersangka yang sedang tertidur di pondok itu. Setelah dibangun dan diinterogasi oleh petugas keamanan, ketiga tersangka mengakui bahwa merekalah yang mencuri bibit sawit milik PT AMR.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Karang Dapo, Iptu Yani Iskandar saat dikonfirmasi membenarkan bahwa anggota Polsek Karang Dapo mengamankan tiga tersangka diduga melakukan pencurian bibit sawit milik PT AMR.

“Namun, satu dari ketiga tersangka lainnya berhasil melarikan diri,” kata Yani Iskandar, Minggu (1/4).

Kapolsek menjelaskan, dari ketiga tersangka satu masih bawah umur pelajar, namun walaupun demikian akan kita tetap proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Saat ini ketiga tersangka yakni, HD, SB dan ES sudah kita tahan di Polsek guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Selain tersangka, kami juga menyita barang bukti (bb) sebanyak 46 batang bibit kelapa sawit milik PT AMR jika dihitung dengan uang senilai Rp 4.600.000,” tutupnya.(03)

Rekomendasi Berita