oleh

Tiga Paslon Diduga Melanggar Kampanye

“Semua yang melangar akan dilepas,” kata Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Lubuklinggau, Mursydi.

LINGGAU POS ONLINE, MEGANG – Tiga Pasangan Calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, sudah melakukan pelanggaran kampanye, karena sebelum Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), APK paslon sudah bertebaran. Hal ini, disampaikan oleh Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Lubuklinggau, Mursydi, Selasa (10/4).

Padahal, menurut Musydi, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye, sudah dijelaskan kalau APK difasilitasi oleh KPU.

“Namun, faktanya semua Paslon sudah memasang APK sebelum KPU. Jelas ini, sangat kita sayangkan,” Mursydi.

Bahkan, dilanjutkan Mursydi, di situ juga sudah dijelaskan kalau Paslon Walikota-Wakil Walikota dapat menambah sebanyak 150 % dari jumlah APK yang sudah dipesan dan dipasang KPU. Dengan catatan, faktur pembelian maupun pemesanan APK tersebut, tembusannya disampaikan ke penyelenggara Pemilu, dalam hal ini KPU dan Panwaslu.

“Tapi, sampai saat ini belum ada satu pun Paslon yang menembuskan fakturnya ke Panwaslu. Jadi, kita tidak bisa memastikan apakah mereka (Paslon, red) mencetak sesuai dengan aturan atau tidak. Jelas, ini sangat kita sayangkan,” tegasnya.

Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada seluruh Paslon Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, demi suksesnya Pilkada serentak 2018.

“Mohon kiranya Paslon, dapat melepas seluruh APK yang sudah dipasang sendiri, taatilah aturan yang sudah ditetapkan, demi suksesnya pesta demokrasi lima tahunan ini. Namun, kalau belum uga dilepas, dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan Pejabat Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi untuk melakukan pelepasan APK yang melanggar itu,” ungkapnya. (01).

Rekomendasi Berita