oleh

Tiga Oknum Pelajar Terlibat Curat

Januari, Delapan Tersangka Diringkus

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – Kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) masih tinggi. Terbukti, awal 2018 terungkap delapan tersangka Curat diringkus oleh pihak Polres Lubuklinggau.

Adapun tersangka ditahan diantaranya tiga tersangka masih berstatus pelajar, berinisial DK (14) pelajar SMP Negeri Lubuklinggau tercatat sebagai warga Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I dan MH (17) warga Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, diciduk polisi. Serta seorang lagi, Frediansyah (30) warga Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Ketiga tersangka ini diringkus polisi diduga mencuri dua velg motor warna merah dan biru, satu unit motor Honda Beat warna hitam dengan Nopol BG 2715 HT, satu unit handphone merek Oppo dan satu unit kamera DSLR merek Canon, motor Yamaha F1ZR warna merah dengan Nopol AB 4756 SD serta mesin air merek Sanyo.

Kemudian pencuri kabel listrik di Gardu Induk (GI) Petanang di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Dua oknum pelajar lainnya GR (14), oknum siswa SMP Negeri di Kota Lubuklinggau, RS (15) juga berstatus siswa SMP Negeri di Kota Lubuklinggau. Mereka bersama orang dewasa melakukan Curat yakni Fransisko alias Sangkut (30), warga yang sama Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, dan Aman Nanggolan (28).

Selanjutnya, pembobolan rumah tersangka diringkus berinisial AN (17) warga Garuda RT 02, Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Saat ini kedelapan tersangka masih diproses oleh polisi guna dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau untuk mengikuti hukuman.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin saat dikonfirmasi membenarkan masih sering terjadi Curat dilakukan pelaku kejahatan.

“Salah satu bukti pada awal tahun saja sudah ada delapan tersangka yang ditahan itupun berbagai macam latar belakang baik warga biasa yang lebih parah masih berstatus pelajar,” kata Ali Rojikin, Rabu (7/2).

Ali Rojikin menjelaskan, walaupun demikian kami sebagai aparat penegak hukum akan terus melakukan patroli sekaligus pengungkapan kasus kejahatan. Sebab, diduga masih banyak pelaku kejahatan yang masih belum tertangkap.

“Maka dari itu, kami butuh kerjasama dengan warga apabila ada pelaku kejahatan kiranya untuk memberikan informasi kepada kami, agar kami melakukan pengungkapan kasus,” tutupnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita