oleh

Empat Hari Berturut-turut Wik Wik, Sopir Divonis 8 Tahun Penjara

LINGGAU POS ONLINE – Supriyanto (37) yang berprofesi sebagai sopir divonis delapan tahun penjara dengan subsider tiga bulan, dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Senin (16/12/2029).

Pada sidang sebelumnya, ia dituntut selama sembilan tahun penjara dan subsider enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), karena melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur.

Terdakwa Supriyanto menerima vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim yang dipimpin Andi Barkan Mardianto SH dengan hakim anggota Riski SH dan Fernando SH serta Panitera Pengganti (PP) Boy Hendra Kesuma.

Menurut majelis hakim, Supriyanto terbukti sah bersalah melanggar pasal 81 ayat 2 UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kasus yang menyeret Supriyanto ke balik jeruji besi, bermula Jumat (2/12/2019) terdakwa bertemu dengan korban DS (15) di Kelurahan Simpan Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Korban saat itu dari rumah bibinya hendak ke rumah ayuknya. Oleh terdakwa korban diajak pergi, dengan alasan hendak membahas masalah Ayuknya sambil makan.

Mereka kemudian pergi mengendarai motor Honda Beat. Namun selanjutnya diajak ke rumah bedeng di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas.

Sekitar pukul 21.00 WIB, korban dan di dalam kamar duduk di atas kasur. Terdakwa mulai merayu korban dengan mengatakan korban lebih cantik, lebih lembut dari ayuknya.

Mendengar perkatan dari terdakwa korban menanyakan kepada terdakwa apa yang ingin dibicarakan, karena hari sudah malam dan korban ingin pulang akan tetapi terdakwa tidak memeperdulikan pertanyaan dari korban.

Bahkan terus merayu korban. Lalu terdakwa memegang tangan korban dengan mengatakan bahwa terdakwa akan bertanggung jawab, tidak lari dan akan menikahi korban.

Setelah mengatakan hal tersebut, terdakwa berhasil menyetubuhi korban (Wik Wik). Bahkan berulang-ulang pada malam itu, dan terus berlanjut dari pada 3, 4 dan 5 Agustus 2019 dengan tempat berbeda-beda.

Sementara itu pihak keluarga sempat mencari karena korban tidak pulang ke rumah. Setelah pulang diketahui ia sudah digagahi terdakwa, hingga kasus ini dilaporkan ke Polres Musi Rawas.(*)

Laporan: Apri Yadi

Rekomendasi Berita