oleh

Tiga Daerah Terindikasi Money Politic

Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel, Iin Irwanto
“Bawaslu akan mengantisipasi adanya dugaan manipulasi data perolehan suara, ditingkat PPK…”

LINGGAU POS ONLINE, PALEMBANG – Sehari pasca pencoblosan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendata terdapat tiga daerah yang memiliki catatan kasus. Yakni di Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kota Pagar Alam. Kabar ini disampaikan Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel, Iin Irwanto kepada Linggau Pos, Kamis (28/6).

Ketiga daerah tersebut, kata Iin, diduga telah terjadi pelanggaran money politic. Di Lahat dugaan pelanggaran dilakukan dua hari sebelum hari pencoblosan. Namun untuk di Pagar Alam dan Muara Enim, dugaan pelanggaran dilakukan malam hari sebelum pencoblosan.

Ketiga kasus ini sedang dikaji oleh Bawaslu Sumsel dan Gakkumdu Provinsi Sumsel. Setelah dikaji, hasil penghitungan suara baru bisa diputuskan.

Sementara untuk daerah lainnya, terutama yang digadang-gadang rawan konflik atau pelanggaran yakni di Kabupaten Empat Lawang berlangsung lancar dan aman. Hanya saja diakuinya Bawaslu Provinsi Sumsel ada beberapa catatan di TPS, dari hasil pengawasan mereka selama proses pencoblosan.

“Seperti masih adanya kekurangan surat suara, daftar hadir yang belum dilaksanakan dengan tepat, bahkan salah persepsi atau kekeliruan calon pemilih. Catatan kecil yang tidak begitu signifikan, namun terjadi di beberapa TPS. Sehingga tetap akan menjadi catatan kita, yang sudah kita antisipasi,” ungkapnya.

Secara keseluruhan Bawaslu menilai Pilkada serentak di Provinsi Sumsel berlangsung aman, tertib dan lancar. Kini selain fokus mengawasi pengkajian di tiga daerah yang terdapat dugaan pelanggaran, pihaknya juga terus melakukan pengawasan ke sejumlah Panwaslu dan Panwascam se-Provinsi Sumsel.

“Tujuanya, untuk mengawal proses rekapitulasi ditingkat PPK. Bawaslu akan mengantisipasi adanya dugaan manipulasi data perolehan suara, ditingkat PPK. Kita berharap, tahap rekapitulasi data bisa dijaga jangan sampai terjadi kecurangan,” jelasnya. (13)

Rekomendasi Berita