oleh

Tiga Aplikasi Awasi Kinerja ASN

LINGGAU POS ONLINE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) mendapatkan 3 aplikasi gratis untuk kebutuhan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketiga aplikasi yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tersebut yakni Sistem Elektronik Remunerasi Kinerja (E-RK), Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan Sistem Informasi Presensi (SIAP).

Penyediaan aplikasi ini dituangkan dalam perjanjian kerjasama Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mura dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung tentang Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Manajemen Aparatur Sipil Negara, Senin (26/8).

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan Kepala BKPSDM Mura, H Rudi Irawan Ishak bersama Kepala Bidang Evaluasi Kinerja, Disiplin, dan Kesejahteraan Pegawai pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Harry Chrismarjadi di ruang rapat BKPSDM Mura.

Kepala BKPSDM Mura, H Rudi Irawan menjelaskan kedatangan tim BKPP Kota Bandung ke Mura dalam rangka pendampingan dalam penyusunan konten aplikasi E-Renumerasi Kinerja sekaligus menginstalasi aplikasi.

“Ada 3 Aplikasi yang akan diinstal untuk kebutuhan manajemen ASN di Kabupaten Mura yang diberikan secara gratis oleh Pemkot Bandung,” kata Rudi Irawan kepada Linggau Pos, Senin (26/8).

Dijelaskan Rudi, Sistem Elektronik Remunerasi Kinerja (E-RK) yang nantinya akan diinstal adalah suatu sistem penilaian yang dapat mengukur kinerja pegawai setiap bulan. Dengan adanya aplikasi tersebut, diharapkan dapat membantu Pemkab Mura dalam mengukur kinerja ASN sebagai dasar pemberian tunjangan kinerja yang nantinya akan diterapkan secara bertahap. Selanjutnya untuk aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) merupakan sistem yang mampu memberikan informasi data-data pegawai yang saling berinteraksi mencapai tujuan yang telah ditargetkan. SIMPEG menangani pengelolaan data kepegawaian khususnya meliputi: pendataan pegawai, BKD, proses perencanaan dan formasi kepegawaian, penggajian, penilaian angka kredit, mutasi pegawai, dan sistem pelaporan.

Kemudian untuk aplikasi Sistem Informasi Administrasi Presensi (SIAP) bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan kehadiran Pegawai Negeri Sipil. Dengan sistem tersebut, absensi ASN akan menggunakan sensor wajah.

“Dengan adanya 3 aplikasi yang terintegrasi ini kita harapkan dapat memonitor tingkat kinerja dan disiplin ASN secara real time untuk bahan evaluasi,” tegas Rudi. (blc)

 

Rekomendasi Berita