oleh

Tiga Anggota PPS Di-PAW

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau melakukan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Panitia Pemungutan Suara (PPS), di ruang rapat KPU, Jumat (7/9). Proses pelantikan dilakukan Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Lukman Hakim didampingi komisioner lainnya, Efrizal, Gatot Widjianto dan Deby Arianto.

PAW dilakukan terhadap tiga orang anggota PPS Pemilu Legislatif 2019, karena ketiganya mengundurkan diri dikarenakan ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Ketiga PPS yang dilantik adalah, Utami Muslimah menggantikan M Fajri, di Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Kemudian, Dasimun Ali Said mengisi posisi yang ditinggalkan Dahron Effendi, di Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Lalu, Ahmad Budiman menggantikan Nurrohman di Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Berdasarkan keputusan Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Nomor 73/HK.03.1-KPT/1673/KPU-KOT/XI/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota PPS Pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Lukman Hakim menjelaskan pelantikan dilakukan karena anggota PPS sebelumnya mengundurkan diri. Jadi, agar tidak mengganggu tahapan Pemilu yang sedang berjalan, pihaknya langsung memproses pengajuan yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Maka, pihaknya meminta agar anggota PPS yang baru dilantik, dapat melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, tidak memihak pada peserta Pemilu dan bekerja sesuai dengan tahapan yang sedang berjalan. Selain itu, diminta untuk bekerja maksimal, sesuai dengan tugas dan fungsi yang diberikan.

“Jadi penyelenggara Pemilu harus netral, tidak memihak. Kalau masyarakat tahu silakan melapor, nanti akan kita proses kalau ada yang terlibat memihak ke salah satu peserta pemilu,”kata Lukman Hakim.

Ketua PPK Lubuklinggau Timur II, Syabudin mengatakan kalau Nurrohman di-PAW karena telah mengundurkan diri, dengan membuat surat pernyataan diikuti materi Rp 6.000.

“Ia mengundurkan diri, mungkin karena ada kesibukan lain,” katanya.

Ketua PPK Lubuklinggau Barat I, Buya Fikri juga mengatakan hal yang sama, kalau M Fajri mengundurkan diri dari jabatannya, atas kemauannya sendiri.

“M Fajri mengundurkan diri atas kehendaknya sendiri, tidak ada paksaan dari pihak manapun,” ungkap Bayu.

Ketua PPK Lubuklinggau Selatan I, Edi Juarsa menjelaskan hal yang serupa, kalau salah satu anggota PPS di Kelurahan Air Teman, Dahron Effendi, mengundurkan diri. (aku)

Rekomendasi Berita