oleh

Tidak Maksimal, Disdik Muratara Sanksi 8 GGD

-Muratara-363 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Karena dianggap tidak melaksanakan tugas secara maksimal atau tidak berada ditempat kerja, delapan Guru Garda Terdepan (GGD) diberikan sanksi berupa Surat Peringatan (SP) 1 oleh BKPSDM Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Menyikapi hal itu, Disdik Muratara menyelenggarakan pembinaan terhadap GGD se Kabupaten Muratara. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aulah SMP Negeri 1 Kecamatan Rupit dihadiri Kepala Dinas diwakili Kabid GTK Barbara Desbi Sinta dan Kepsek SD, SMP dan 54 GGD.

Kadisdik Sukamto melalui Kabid GTK Barbara Desbi Sinta didampingi Kasih mengatakan menyelenggarakan pembinaan terhadap GGD se Kabupaten Muratara, tujuannya supaya GGD dapat bekerja lebih maksimal dan juga harus berada ditempat kerja serta tidak dibenarkan meninggalkan daerah tempat mereka mengajar.

“Adanya GGD yang tidak berada ditempat, maka sedikit 8 GGD diberikan sanksi berupa SP1 dari BKPSDM,” ungkapnya, Senin (1/3/2021).

Dijelaskannya sesuai dengan aturan, maka GGD harus berada ditempat mereka itu ditugaskan. Mereka itu digaji oleh pemerintah untuk bekerja dan ini malahan ada yang pulang kampung di luar Muratara.

“Kita mendapatkan informasi bahwa GGD itu ada yang pulang kampung dan tidak berada ditempat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan apabila bagi GGD yang mendapatkan SP 1 terhitung tanggal 1 Maret 2021 mereka juga tidak berada ditempat kerja maka akan diberikan sanksi SP 2.

“Pemberlakuan sanksi bukan hanya untuk GGD saja, akan tetapi berlaku juga untuk guru SD lainnya. Sebab mereka itu jam kerjanya selama 6 hari selama satu minggu,” tegasnya. (*)

Rekomendasi Berita